BERKABAR.CO.ID – Ratusan jamaah memenuhi Rumah Adat Melayu Kalbar pada Rabu malam (30/10) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus merayakan satu tahun berdirinya Majelis Taklim dan Salawat Ashabul Maimanah.
Acara yang penuh suasana kebersamaan ini terasa semakin berkesan dengan hadirnya Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan tausiyah serta memberikan dorongan semangat kepada seluruh jamaah yang hadir.
Edi menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW dan memperkuat jalinan ukhuwah antarumat Islam.
“Semoga peringatan ini meningkatkan iman dan takwa kita, serta mempererat hubungan silaturahmi. Maulid Nabi hendaknya menjadi sarana untuk meneladani akhlak Rasulullah dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Baca juga: Potensi Pasar Yang Bagus, Edi Dorong Pelaku Usaha di Pontianak Bersertifikasi Halal
Dalam sambutannya, Edi juga menyampaikan apresiasi terhadap kiprah Majelis Ashabul Maimanah yang selama satu tahun terakhir aktif menggelar kegiatan keagamaan, seperti salawat dan majelis ilmu. Ia menilai kehadiran majelis ini memberikan dampak positif, baik secara spiritual maupun sosial, bagi masyarakat Pontianak.
“Majelis Ashabul Maimanah telah menghadirkan nuansa religius di tengah kota melalui lantunan salawat dan tausiyah. Semoga semangat yang diusung majelis ini dapat menjadi inspirasi untuk membangun Pontianak yang berkarakter, religius, dan berbudaya,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Deni Kurniawan, menjelaskan bahwa acara ini digelar sebagai agenda tahunan sekaligus bentuk rasa syukur atas satu tahun perjalanan majelis. Selain memperingati Maulid Nabi dan pembacaan salawat, kegiatan juga diramaikan dengan lomba salawat dari pasal 1 hingga 19 yang diikuti oleh seluruh jamaah.
Deni berharap di usia yang pertama ini, Majelis Ashabul Maimanah dapat terus berkembang, menebarkan keberkahan, dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas.
“Kami ingin majelis ini tetap istiqamah menghidupkan salawat karya ulama besar Pontianak, Syekh Abdul Rani Mahmud Al Yamani. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya dan menjadikan majelis ini sebagai wadah ilmu serta kecintaan kepada Rasulullah SAW,” tutupnya. (Mdr).












