Bupati Romi Pastikan Persiapan MTQ ke-34 Sudah 90 Persen

Hitungan Mundur MTQ ke-34 Kalbar: Kayong Utara Kejar Pengerjaan Fasilitas Kota dan Gladi Kotor.

BERKABAR.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus menggeber berbagai persiapan akhir untuk menyambut kedatangan kafilah dari 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat. Rombongan kafilah tersebut akan memeriahkan perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang bergulir mulai 1 hingga 9 Agustus 2026 mendatang.

Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, memantau langsung progres pembangunan dan persiapan lapangan pada. Ia memastikan seluruh tim panitia bekerja secara maksimal sesuai dengan peta jadwal yang telah ditetapkan. Romi menyatakan progres pekerjaan terus bergerak maju dan berada di jalur yang tepat.

“Tetapi yang jelas kalau secara keseluruhan itu kita sudah di angka sembilan puluh persen persiapannya,” kata Romi.

Meski capaian utama sudah menyentuh angka 90 persen. Romi menginstruksikan jajarannya untuk membedah persiapan secara rinci berdasarkan item dan klasifikasi masing-masing. Ia mencontohkan progres pada sektor fasilitas penunjang lingkungan. Panitia lokal masih mengebut pengerjaan penataan kawasan perkotaan, yang meliputi penataan ornamen jalur utama, titik welcome gate, hingga penataan taman kota. Pengerjaan fasilitas penunjang ini kini baru menembus angka sekitar 80 persen.

“Mudah-mudahan dalam dua, tiga hari ini mungkin rampung. Terus terkait persiapan venue-venue, mungkin sudah sembilan puluh lima persen, tinggal beberapa item saja untuk tahap finishing,” sebut Romi lagi.

Baca juga: Bupati Romi Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Sukseskan MTQ XXXIV Kalbar

Selain infrastruktur fisik, Pemkab Kayong Utara juga memfokuskan perhatian pada sisi seni dan budaya untuk memeriahkan ajang tersebut. Tim kreatif daerah terus mengonsolidasikan para peserta aktivitas penunjang. Termasuk pematungan konsep tarian kolosal dan latihan paduan suara yang melibatkan ratusan pelajar dan seniman lokal. Romi melaporkan bahwa latihan para peserta seni budaya ini sudah mencapai tahap 90 persen.

Pihaknya hanya perlu menyelaraskan waktu teknis di lapangan untuk menjalankan agenda gladi kotor dan gladi bersih dalam beberapa hari ke depan. Sementara itu, Romi menegaskan bahwa persoalan logistik dan peralatan dasar tidak lagi menjadi hambatan bagi panitia.

“Sedangkan properti lain yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan itu sudah seratus persen,” tukasnya.

Dengan matangnya kesiapan venue dan seluruh properti, Pemkab Kayong Utara berambisi menampilkan kualitas tuan rumah yang profesional bagi seluruh kafilah yang akan bertanding.(wan)