Genjot Pembangunan Inklusif, Pemkab Kayong Utara Petakan Sosial Ekonomi Desa Pelapis

FGD Pemetaan Sosial Ekonomi Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, di Mahkota Hotel Sukadana.

BERKABAR.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara mendukung penuh Universitas Tanjungpura dalam pemetaan sosial ekonomi masyarakat. Hal ini sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, khususnya di wilayah pesisir dan kepulauan.

Wakil Bupati Kayong Utara, Amru, mengatakan pemerintah membutuhkan data yang akurat agar setiap kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pemkab Kayong Utara menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk memahami secara lebih mendalam kondisi sosial ekonomi masyarakat. Khususnya masyarakat pesisir dan kepulauan yang memiliki karakteristik, tantangan, dan potensi berbeda dibandingkan wilayah daratan pada umumnya,” ujar Amru saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pemetaan Sosial Ekonomi Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, di Mahkota Hotel Sukadana pada Senin 6 Juli 2026.

Baca juga: Catatan Positif di Usia Ke-19: Pertumbuhan Ekonomi Kayong Utara Tembus 5,89 Persen

Amru menegaskan pemerintah akan memanfaatkan hasil pemetaan tersebut sebagai referensi untuk merencanakan pembangunan. Menyusun program pemberdayaan masyarakat, serta merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan.

Ketua Tim Peneliti Universitas Tanjungpura, Netty Herawati, menjelaskan timnya melaksanakan pemetaan tersebut sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sekaligus mendukung visi Universitas Tanjungpura dalam mengembangkan wilayah tropis dan perbatasan.

“Kami melakukan pemetaan ini untuk memahami kondisi sosial ekonomi masyarakat. Mengidentifikasi potensi dan tantangan, serta menyiapkan langkah strategis agar pembangunan ke depan memberikan manfaat nyata,” jelasnya.(wan)