Dugaan Penyimpangan Dana Desa, Pembangunan Infrastruktur di Desa Sui Itik Disoroti Warga

Pembangunan turap di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap yang menggunakan Dana Desa sebesar Rp.47.893.000.

BERKABAR.CO.ID – Sejumlah warga Desa Sungai Itik, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya mengaku kecewa terkait hasil sejumlah pembangunan yang dilakukan menggunakan Dana Desa (DD)  tahun 2025 di desa tersebut.

Pembangunan itu diantaranya turap beton rangka belian di RT 004/RW 002 Dusun Mawar yang menghabiskan DD sebesar Rp.47.893.000 dan jembatan kayu lantai beton dengan panjang 4 meter dan lebar 3 meter di RT 003/RW 001 Dusun Mawar, dengan DD sebesar Rp.52.374.000.

Yakop,salah seorang warga menduga telah terjadi penyimpangan dan penyalahgunaan DD yang dilakukan oleh Kepala Desa Sungai Itik, yang diduga bekerja sama dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Baca juga: Ratusan Kades Terjerat Korupsi Dana Desa, Masyarakat Wajib Lebih Mengawasi

Hal ini diungkapkannya setelah melihat hasil pembangunan yang baru rampung beberapa bulan yang lalu. Dia mencontohkan pembangunan turap beton yang kondisi betonnya retak dan putus.

“awalnye turap itu memang retak, sebagian tuh yang sebelah kanan tuh putus. Pas ade berape lama, sekitar 1 mingguan tuh ditambal dengan air semen, nah sebagian tuh udah ade yang miring, seharusnya itukan lurus,”katanya saat ditemui.

Ia mengatakan, awalnya turap tersebut bukan ditimbun dengan tanah melainkan dengan sabut kelapa.

“awal penimbunan itu bukan tanah merah isinya,tapi sabut yang mau diisikan,oleh karena warga tahu jadi dikomplain, nah jadi sekarang itu di isi dengan tanah merah,dan diisipun tidak sepenuhnya, tidak separas dengan turap,”katanya.

Selain turap, pembangunan jembatan juga jadi sorotan, ia menduga jembatan yang telah dibangun dengan Dana Desa sebesar Rp.52.374.000 tidak sesuai dengan (Rencana Anggaran Biaya) RAB. Hal ini diungkapkannya setelah melihat jembatan yang telah terbangun tersebut.

Terkait dugaan terjadinya penyimpangan dan penyalahgunaan DD yang dilakukan pihak desa, Ia bersama sejumlah warga telah melaporkan hal tersebut Ke Polres Kubu Raya. (Zul)