BERKABAR.CO.ID – Tidak terima diceraikan, seorang pria berinisial D alias S diduga tega menikam mantan istri sirinya.
Peristiwa penikaman terjadi sekitar pukul 03.00 Wib di Jalan Komyos Sudarso, Kota Pontianak, Selasa 29 Juli 2025.
Korban diketahui bernama Olyvia Citra warga Kelurahan Sungai Jawi Luar Kecamatan Pontianak Barat.
Berdasarkan keterangan adik kandung korban, Muhammad Aprizaldi mengatakan kakaknya ditikam saat dalam perjalanan untuk membeli makanan.
“Pada saat itu kaka saya berboncengan dengan temannya untuk beli makanan,” ucapnya, Rabu 30 Juli 2025.
Baca juga: Resmob Polda Kalbar Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Pontianak Barat
Menurutnya, sebelum kejadian, terduga pelaku memang telah menunggu di sekitar minimarket Alfamart yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).
Saat korban melintas dengan sepeda motornya, pelaku langsung mengejar dan menghentikan motor korban di depan TK Barunawati.
Pelaku kemudian menyerang korban dengan senjata tajam dan menusuk bagian perut sebelah kiri.
Usai melakukan aksinya, terduga pelaku langsung melarikan diri.
Sementara, korban langsung dilarikan ke RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie oleh rekannya untuk mendapatkan pertolongan.
“Kakak saya mengalami luka cukup parah di bagian perut sebelah kiri, bahkan ususnya sampai ada yang keluar,” ungkapnya.
Baca juga: Polresta Pontianak Sebut Kabar Penolakan Laporan Korban Begal di Medsos Adalah Hoax
Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pontianak Barat di hari yang sama.
Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU.
“Kondisinya mulai membaik karena telah dilakukan proses operasi,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aprizaldi menuturkan selama menjalani rumah tangga dengan terduga pelaku, korban memang kerap mengalami kekerasan fisik.
Bahkan, setelah bercerai, korban masih sering mendapatkan ancaman. Ia berharap terduga pelaku segera ditangkap dan mendapatkan hukum yang setimpal.
“Mudah-mudahan cepat ditangkap dan diberikan hukuman setimpal sesuai dengan apa yang sudah dia perbuat ke kaka saya,” pungkasnya. (Zul)












