BERKABAR.CO.ID – Bupati Landak Karolin Margret Natasa menutup pelaksanaan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura (Untan) Tahun 2026 di Kabupaten Landak, pada Kamis 20 Agustus 2026.
Kegiatan ini melibatkan 426 mahasiswa yang bertugas selama satu bulan penuh di empat kecamatan, yakni Jelimpo, Ngabang, Sengah Temila, dan Mandor.
Karolin menekankan fungsi KKM sebagai jembatan antara teori akademik dan dinamika kehidupan nyata di masyarakat. Ia meminta mahasiswa terus mengasah kemampuan untuk menghadapi puncak bonus demografi pada 2035.
“Jadilah generasi emas di masa yang akan datang, bukan menjadi generasi cemas,” ujar Karolin.
Di sisi lain, Karolin menyoroti tantangan pembangunan daerah. Ia mengkritik kebijakan sentralisasi kewenangan dan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) yang membuat kebutuhan layanan publik dasar di daerah tidak terpetakan dengan baik.
Ketua Panitia KKM Haunan Fachry Rohilie mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan keterbukaan masyarakat desa. Ia berharap kebersamaan ini menjadi fondasi kolaborasi lanjutan antara Untan dan Pemkab Landak.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik FISIP Untan Viza Juliansyah menilai mahasiswa mendapatkan pelajaran berharga dari interaksi langsung di lapangan. Viza meminta mahasiswa menjaga nama baik almamater dan menerjemahkan teori kampus menjadi aksi nyata di masyarakat.(wan)












