Landak  

Peringati HUT RI ke-81, Karolin Tekankan Sinergi Pemerintah dan Rakyat

Momentum HUT RI ke-81, Bupati Landak Karolin Margret Natasa Ajak Elemen Masyarakat Cegah Perpecahan.

BERKABAR.CO.ID – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu padu menghadapi tantangan global usai mengikuti rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin 17 Agustus 2026.

Karolin memandang momen kemerdekaan ke-81 sebagai waktu tepat untuk bersyukur sekaligus merefleksikan berbagai pencapaian dan kekurangan bersama. Ia menyebut pemerintah daerah dan masyarakat luas harus menggunakan momen ini untuk mengevaluasi berbagai aspek pembangunan.

“Banyak hal yang tentunya bisa menjadi bahan refleksi kita dalam menghadapi Dirgahayu Kemerdekaan kali ini. Ada yang baik, ada yang masih perlu pembenahan. Hal-hal yang masih perlu pembenahan nanti tentu menjadi agenda kita bersama,” ujar Karolin kepada wartawan.

Baca juga: Tekan Angka ATS di Landak, Karolin Instruksikan Klasterisasi Penanganan yang Konkret

Lebih lanjut, Karolin menyoroti ketangguhan bangsa Indonesia selama 81 tahun merdeka. Ia menyebut Indonesia telah membuktikan diri melalui berbagai peristiwa bersejarah yang menguji keutuhan negara.

“Kita telah teruji selama ini sebagai suatu bangsa. Mudah-mudahan apa pun tantangan kita ke depan, bangsa Indonesia tetap jaya, tetap bisa maju, dan mampu bersaing dengan negara-negara lain di dunia,” ungkapnya.

Menghadapi dinamika kondisi global yang penuh gejolak saat ini, Karolin menekankan pentingnya kolaborasi pemikiran dan kerja keras antara pemerintah serta rakyat. Ia secara khusus mengingatkan jajaran pemerintah untuk meningkatkan kepekaan terhadap kondisi warga.

“Pemerintah harus juga mendengarkan apa yang menjadi keresahan dan masalah di tengah masyarakat,” tegasnya.

Baca juga: Bupati Karolin Sebut Penanganan Banjir di Landak Butuh Sinergi Bersama

Di sisi lain, ia juga meminta masyarakat ikut mengambil peran aktif. Ia mengimbau warga untuk bergandengan tangan, menjaga kekompakan, dan menolak berbagai bentuk perpecahan.

Karolin meyakini sinergi yang terjalin baik antara kepedulian pemerintah dan kekompakan warga akan memperlancar roda pembangunan nasional.

“Saya yakin, jika dua hal ini dapat dilaksanakan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat, kita dapat melanjutkan pembangunan untuk mencapai cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia,” pungkasnya.***