Resmikan HKBP Distrik 33, Krisantus Tegaskan Komitmen Jaga Harmoni Kalbar

Meresmikan HKBP Distrik 33, Wagub Krisantus Kurniawan ajak warga Batak perkuat kerukunan dan cintai Kalimantan Barat.

BERKABAR.CO.ID – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, meresmikan HKBP Distrik XXXIII Kalimantan Barat (Distrik 33) di Gereja HKBP Pontianak, pada Minggu 14 Juni 2026.

Peresmian itu menandai penguatan pelayanan gerejawi HKBP di Kalbar sekaligus memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

HKBP Distrik 33 Kalimantan Barat menaungi seluruh jemaat HKBP di wilayah Kalbar dengan pusat pelayanan di Kota Pontianak. Kehadiran distrik baru itu diharapkan mampu memperluas pelayanan rohani. Selain itu juga dapat meningkatkan kontribusi sosial gereja bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Krisantus mengapresiasi semangat kebersamaan warga jemaat dan masyarakat Batak dari berbagai daerah di Kalimantan Barat

Menurutnya, persaudaraan yang kuat menjadi modal penting untuk menjaga keharmonisan dan memperkuat kehidupan sosial masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya mengucapkan selamat atas terbentuknya HKBP Distrik 33 Kalimantan Barat. Peresmian ini bukan hanya penetapan struktur organisasi gereja. Tetapi juga peneguhan komitmen pelayanan yang berlandaskan iman, kasih, dan pengabdian kepada sesama,” ujar Krisantus.

Baca juga: Krisantus Dorong Kesadaran Warisan dan Perencanaan Keuangan Keluarga

Ia menyebut, Momentum ini menjadi tonggak penting untuk memperkuat peran gereja dalam membina umat. Menumbuhkan nilai-nilai kebajikan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Krisantus menegaskan bahwa Pemprov Kalbar terus menjaga kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat majemuk. Ia juga menekankan bahwa pemerintah tidak akan memberi ruang bagi kelompok atau organisasi yang berpotensi mengganggu persatuan dan memicu konflik sosial.

Dalam kesempatan itu, Krisantus mengajak masyarakat Batak yang tinggal di Kalbar untuk terus menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka hidup dan berkembang.

“Saya ingin Batak yang berada di Kalimantan Barat adalah Batak Kalimantan Barat. Karena Kalimantan Barat merupakan miniatur Indonesia. Ada 24 suku yang hidup berdampingan di daerah ini. Semuanya harus kita ayomi, lindungi, bimbing, serta dorong untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Kalimantan Barat,” tegasnya.

Baca juga: Wagub Krisantus Sebut Gelar Adat Mengandung Tanggung Jawab Moral

Lebih lanjut, Krisantus menilai HKBP selama ini telah memberikan kontribusi penting dalam pembangunan sosial di Kalimantan Barat. Melalui pelayanan rohani dan berbagai kegiatan kemasyarakatan, HKBP turut menanamkan nilai kejujuran, kepedulian, kerja keras, serta semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

Menurutnya, Kalbar yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, budaya, dan adat istiadat membutuhkan peran aktif lembaga keagamaan sebagai perekat sosial sekaligus penjaga harmoni.

“Saya meyakini HKBP Distrik 33 Kalimantan Barat akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat persatuan. Membangun karakter masyarakat, dan menumbuhkan optimisme untuk mewujudkan Kalimantan Barat yang adil, demokratis, religius, sejahtera, dan berwawasan lingkungan,” katanya.

Peresmian HKBP Distrik 33 Kalimantan Barat menjadi langkah penting untuk memperkuat pelayanan gereja sekaligus memperluas kontribusi sosial bagi masyarakat. Pemerintah berharap distrik baru tersebut dapat semakin dekat dengan umat serta terus menghadirkan program yang bermanfaat bagi pembangunan daerah dan penguatan persatuan di Kalimantan Barat.***