Lima Kabupaten di Kalbar Dorong Percepatan Pemekaran Kapuas Raya

Bupati Sintang periode 2005 - 2015, Milton Crosby dan Boxing Senator, Daud Yordan saat ditemui pada Jum'at 1 Agustus 2025/Istimewa

BERKABAR.CO.ID – Kelima Kabupaten tersebut terdiri dari wilayah bagian Timur Kalbar, diantaranya Kabupaten Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, dengan Ibu kotanya berada di Kota Sintang.

Hal tersebut diungkapkan, Bupati Sintang periode 2005 – 2015, Milton Crosby pada Jumat 1 Agustus 2025 malam.

Menurutnya, Kapuas Raya itu sebelumnya sudah diproses sejak tahun 2008 lalu. Kemudian pada tahun 2013, sudah dikeluarkan amanat presiden berkaitan dengan rencana pembentukan Provinsi baru di Timur Kalimantan Barat.

“Dengan nama Kapuas Raya,  mulai dari Kabupaten Sanggau, Sekadau ,Melawi, Sintang, Kapuas Hulu, dengan Ibukotanya di Kota Sintang. Ini sudah dikeluarkan keputusan Gubernur Kalimantan Barat, dan DPRD, bahwa nama ibu kotanya Provinsi Kapuas Raya,” ucapnya.

Baca Juga : Pemekaran Kementerian Hukum, Imigrasi, dan HAM Tanpa Penambahan SDM

Ia berharap pemekaran Kapuas Raya dapat terwujud di tahun-tahun ke depan. Hal ini dikarenakan Pemekaran Kapuas Raya bukan keinginan, tetapi kebutuhan masyarakat.

Ia menilai, lahirnya provinsi baru di Timur Kalimantan Barat diharapkan dapat dilakukan percepatan dalam pembangunan dan pemerataan pembangunan.

Apa lagi, daerah tersebut berada di perbatasan perbatasan antara Indonesia dan Malaysia.

“Satu percepatan pembangunan, pemerataan pembangunan. Kedua daerah ini perbatasan yang harus kita backup, dalam arti bagaimana dengan daerah timur, berbatasan dengan perbatasan. Luasnya luar biasa, harus ada provinsi baru. Kalau hanya Kalimantan Barat, maka kemampuan Gubernur yang memimpinnya itu agak berat.  Karena tingkat rentang kendali pemerintahan terlalu luas,” terangnya.

Dalam pemekaran tersebut, tentu ini juga merupakan wewenang dari pemerintah pusat. Namun hal ini juga sangat perlu adanya usulan baru dari pemerintahan Provinsi Kalimantan Barat, dalam usulan pemekaran provinsi baru di Kalbar.

Baca Juga : Tak Miliki Administrasi Resmi, Dua Warga Pakistan Dideportasi

“Oleh sebab itu salah satu cara upaya bagimana dalam pemerataan pembangunan untuk masyarakat bisa setara dengan baik, harus ada pemekaran.  Itu solusinya yang kita harapkan semua ini berada di pemerintah pusat.  Karena Domin ini semuanya di pemerintah pusat, bukan lagi disini. Namun harus ada gerakan atau usulan baru dari pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Gubernur.Red) dan lima Kabupaten di Timur Kalbar,” jelasnya.

Selanjutnya Milton berharap, dengan saat ini adanya Boxing Senator Daud Yordan dapat memberikan motivasi kepada daerah yang ingin dimekarkan. Semoga saja, impian dari masyarakat di lima Kabupaten ini dapat terwujud.

“Kita bersyukur dengan adanya Daud Yordan luar bisa, yang bisa memberikan pencerahan dapat memotivasi kami. Saya sudah pensiun jadi artinya secara kekuasaan tidak ada lagi.  Artinya secara kekuasaan ada di Gubernur, dan Lima Kabupaten diantaranya Sintang, Kapuas Hulu, Melawai, Sekadau, dan Sanggau, dengan jumlah penduduknya satu juta lebih. Artinya standar sudah memenuhi syarat. Artinya pemekaran wilayah dan juga luasnya sudah memenuhi standar,” sebutnya.

“Perjalanan ini terhambat karena kalau tidak salah tahun 2015 ada peraturan ketentuan pusat moratorium. Moratorium untuk tidak memamerkan seluruh provinsi kabupaten kota di Indonesia. Tetapi dalam prakteknya banyak dimekarkan termasuk Papua. Oleh sebab itu kita harapkan Kalbar ini dapat kesempatan yang sama, karena kita hanya memekarkan di wilayah timur saja,” sambungnya.

Baca Juga : Sinergi Eksekutif dan Legislatif Jadi Kunci Pembangunan Kubu Raya

Milton mengatakan, jika untuk persiapan pemekaran Kapuas Raya untuk infrastrukturnya telah dipersiapkan. Mulai dari Kantor Gubernur, Bandara, Rumah Sakit, hingga perguruan tinggi

“Kalu infrastruktur berkaitan pemerintahan telah dipersiapkan lahan untuk kantor Gubernur. Kemudian yang lain kita sudah siapkan lapangan terbang, yang panjangnya satu koma tujuh kilometer, dan ditambah 700 jadi dua kilometer lebih. Sebenernya total lapangan terbang sudah bisa dibangun sudah disiapkan, ada tiga kilo yang sudah saya siapkan. Rumah sakit sudah siap. Kemudian fasilitas Universitas sudah ada lima. Diantaranya sekolah tinggi kesehatan , agama Islam, katolik, termasuk Politeknik. Semua ada lengkap kita,” ungkapnya.

Mengenai hal ini, ia sebagai Bupati Sintang dua periode sangat berharap, pemerintah pusat dapat mewujudkan apa yang selama ini diharapkan masyarakat timur Kalbar. Dengan tujuan dapat lebih melakukan pemerataan dan kesetaraan pembangunan.

“Kita harapkan ini bisa kemauan politik pusat bisa mendukung ini,” doanya.

Baca Juga : Praktik Penarikan Paksa Kendaraan oleh Debt Collector Dinilai Langgar Hukum

Senda dengan itu, Boxing Senator, Daud Yordan berharap upaya dalam melakukan pemekaran Kapuas Raya di Timur Kalbar dapat dilakukan dan didukung oleh pemerintah Provinsi Kalbar hingga pemerintah pusat.

Sebab wacana untuk memekarkan sudah ada sejak lama.

“Saya berterima kasih kepada pak Milton Bupati Sintang dua periode yang sepak terjangnya memperjuangkan Kapuas Raya dari awal, bersama seluruh kepala daerah Bupati dan DPRD dan semua pihaknya. Saya juga terpilih sebagai anggota DPD RI dari Provinsi Kalimantan Barat, yang mana ruang lingkup saya juga ada di wilayah lima Kabupaten ini. Sehingga tentu harus banyak berdiskusi tentang keseriusan kami untuk memperjuangkan apa yang telah dilakukan oleh teman-teman sebelumnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, mengenai mekanisme yang telah dilaksanakan nanti kedepannya ia berharap mendapatkan dukungan dari masyarakat Timur Kalimantan Barat, yang terdiri dari lima Kabupaten, serta secara umum Kalbar.

“Mengenai hal ini saya juga secara khusus kita meminta dukungan pak Gubernur yang menaungi seluruh 14 Kabupaten kota agar apa yang dicita citakan oleh masyarakat khususnya wilayah timur ini dapat dibantu untuk mewujudkannya,” sambungnya.

Baca Juga : Bimtek KPK Bersama Pelaku Usaha di Pontianak Tanamkan Nilai Antikorupsi di Dunia Usaha

Untuk pemekaran Kapuas Raya, Daud menilai juga bagian dari mensukseskan program Presiden mengenai pertahanan. Apa lagi daerah tersebut berbatasan dengan Negara lain, yakni Malaysia.

“Saya kira apa disampaikan Pak Milton, khususnya di wilayah perbatasan yang sangat perlu menjadi perhatian. Apa lagi saat ini pak Presiden (Prabowo) sangat konsen dengan pertahanan. Sehingga ini bagian dari kita mensukseskan program dari Pak Presiden,” jelasnya.

“Ditambah kita mengalami kendala luasnya sangat luas , sehingga ruang lingkup dilakukan bapak Gubernur terbatas. Sehingga supaya apa yang kita lakukan, diantaranya teman pemrakarsa pemekaran Kapuas Raya ini di periode sebelumnya dapat terwujud,” tambahnya.

Namun demikian, dalam upaya pemekaran Provinsi baru di Kalbar juga sangat perlu adanya dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat dan juga kepala daerah lainnya.

“Saya kira ini momentum yang baik banyak dapat dukungan dari tokoh, kepala daerah. Supaya apa yang dicita-citakan dapat terwujud di periode ini, atau periode kedepan,” lanjutnya.

Baca Juga : Jika Angsuran Kendaraan Nunggak, Debt Collector Tak Bisa Tarik di Jalan

“Saya bersyukur dari kepala daerah , dari Gubernur Bupati, dari lima kepala daerah ini sangat mendukung dalam hal ini dan juga tokoh-tokoh, baik DPRD , Provinsi Kabupaten juga sangat mendukung terlebih, teman-temen kita dari awal dengan pak Milton dan beberapa kepala daerah juga sangat bersemangat sekali ketika melihat ini momentum yang baik, kedepan kita bawa ini dapat terwujud,” pungkasnya. *** Zul