Kapolda Kalbar Targetkan Peningkatan Produksi Dipanen Raya Jagung Kuartal III

Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto saat ditemui di Polda Kalbar, Senin (23/6) siang.

BERKABAR.CO.ID – Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Panen Raya Jagung Kuartal III Tahun 2025 digelar di Ruang Graha Khatulistiwa, Polda Kalbar pada Senin (23/6).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat dan dihadiri para kepala daerah kabupaten/kota serta para Kapolres se-Kalimantan Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Pipit Rismanto menegaskan target panen raya jagung pada kuartal ketiga tahun ini harus melampaui capaian panen raya sebelumnya.

Ia menyebut pihaknya akan meningkatkan luas lahan pertanian yang digunakan untuk penanaman jagung guna menggenjot produksi.

“Kita tingkatkan luas lahan yang ada, lakukan analisa dan evaluasi terhadap hasil panen sebelumnya. Ke depan akan ada panen raya kuartal ketiga dan keempat, dan hasilnya harus lebih baik,” ucapnya saat ditemui di Polda Kalbar, Senin (23/6) siang.

Baca juga: Presiden Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung di Bengkayang

Pipit menambahkan peningkatan produksi akan difokuskan di seluruh kabupaten di Kalbar, kecuali Kabupaten Kayong Utara.

Para petani yang telah melakukan penanaman akan dilibatkan langsung dalam proses panen yang akan berlangsung.

“Tidak hanya pada satu waktu tertentu, tetapi secara bertahap setiap harinya selama kuartal ketiga,” tambahnya.

Rakor ini merupakan tindak lanjut dari panen raya jagung kuartal II.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Gubernur Kalbar, Ria Norsan, serta sejumlah stakeholder telah melaksanakan panen raya jagung serentak Kuartal II di Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, pada Kamis (5/6) lalu.

Baca juga: Ria Norsan Dampingi Prabowo Pimpin Panen Raya Jagung Kuartal II di Bengkayang

Berdasarkan data yang diterima, panen raya jagung kuartal II secara nasional mencatatkan hasil sebesar 2,54 juta ton.

Di Kalimantan Barat sendiri, panen berlangsung di lahan seluas 2.054,3 hektare dengan estimasi produksi antara 10.102 hingga 20.136,6 ton.

Sementara di Kabupaten Bengkayang, panen dilakukan di lahan seluas 218,35 hektare dengan estimasi hasil panen antara 873,4 hingga 2.183 ton. (Zul)