BERKABAR.CO.ID – Mendukung program Presiden untuk membangun Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, Pemkot Pontianak siapkan lahan seluas 4,5 hektare di Kecamatan Pontianak Utara.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, menyatakan dukungan penuh terhadap program Presiden Prabowo tersebut. Menurutnya program Sekolah Rakyat adalah langkah visioner yang sangat relevan dalam upaya pemerataan akses pendidikan berkualitas, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Kami menyambut baik inisiatif ini karena sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pontianak untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” ujar Edi, Rabu (9/4) pagi.
Baca juga: Hasil Pertandingan Final V-League, Red Sparks Kalah Pink Spiders Juara
Ia menegaskan, pihaknya siap mendukung program tersebut dari sisi regulasi, penyediaan lahan, hingga kolaborasi lintas sektor.
“Kami percaya dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan masyarakat, Sekolah Rakyat akan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan Indonesia yang unggul dan berdaya,” ucapnya.
Rencananya sekolah ini dirancang tak hanya sebagai tempat belajar, tapi juga menyediakan asrama bagi siswa yang membutuhkan tempat tinggal.
Baca juga: 27 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Diamankan Satresnarkoba Polresta Pontianak
Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak, Trisnawati menyebut, lokasi pembangunan telah ditetapkan dan proposal sudah diajukan ke Kementerian Sosial. Saat ini, pihaknya hanya menunggu survei dari pemerintah pusat.
“Lahan seluas 4,5 hektare sudah kami siapkan. Di atasnya akan dibangun ruang kelas dan asrama. Proposal sudah kami kirimkan ke Kementerian Sosial, tinggal menunggu survei dari pusat,” ujarnya.
Terkait teknis pelaksanaan, kriteria dan persyaratan siswa yang dapat bersekolah di Sekolah Rakyat, masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. Untuk jenjang pendidikan, Trisnawati mengungkapkan bahwa hal tersebut dalam tahap pembahasan dan akan disesuaikan dengan kemampuan daerah.
“Apakah jenjangnya dari SD hingga SMA, atau cukup SD dan SMP dulu, semuanya akan menyesuaikan kebijakan pemerintah pusat,” pungkasnya.
Diketahui, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini bertujuan menurunkan angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.(Fik)












