Kalbar  

Hadiri Paripurna DPRD, Krisantus Tegaskan Sinergi Eksekutif-Legislatif Kunci Pembangunan Kalbar

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan : pandangan fraksi jadi bahan evaluasi pengelolaan keuangan daerah.

BERKABAR.CO.ID – Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalimantan Barat pada Rabu 17 Juni 2026.

Rapat paripurna itu mengagendakan penyampaian pandangan umum sejumlah fraksi terhadap Penjelasan Gubernur mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025.

Sidang dipimpin unsur pimpinan DPRD Kalimantan Barat dan dihadiri anggota dewan dari seluruh fraksi. Turut hadir unsur Forkopimda Provinsi Kalbar, instansi vertikal, serta para Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam forum tersebut, delapan fraksi DPRD menyampaikan pandangan umum secara bergantian. Fraksi tersebut yakni fraksi PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Gerindra, Demokrat, PAN, PKB dan Fraksi Persatuan Keadilan Sejahtera (PKS–PPP).

Baca juga: Wagub Krisantus: 18 Rekomendasi DPRD Jadi Masukan Penting untuk Pembangunan Kalbar

Secara umum, pandangan fraksi menyoroti sejumlah aspek strategis pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Mulai dari capaian target pendapatan daerah, efektivitas dan efisiensi belanja, optimalisasi penyerapan anggaran. Hingga dampak program pembangunan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wagub, Krisantus Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan evaluasi yang diberikan DPRD sebagai bagian dari mekanisme penguatan tata kelola pemerintahan.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat menghargai dan menerima dengan baik setiap pandangan umum, catatan, maupun saran yang disampaikan oleh seluruh fraksi dewan. Hal ini menjadi bagian penting dari proses evaluasi untuk mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin transparan, efektif, dan akuntabel,” ujarnya.

Baca juga: Krisantus Dorong Kesadaran Warisan dan Perencanaan Keuangan Keluarga

Ia menegaskan, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi fondasi penting dalam memastikan pelaksanaan pembangunan daerah berjalan optimal dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Seluruh catatan strategis, koreksi, masukan, serta pertanyaan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD akan dihimpun dan ditindaklanjuti oleh pihak eksekutif. Hal ini sebagai bahan penyusunan Jawaban Eksekutif yang akan disampaikan pada agenda rapat paripurna berikutnya.

Kehadiran Wakil Gubernur dalam rapat tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus menjaga kolaborasi yang konstruktif dengan DPRD. Ini dilakukan untuk mengawal akuntabilitas pelaksanaan APBD sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.***