Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Pontianak, Agen Sebut Fenomena Musiman

Petugas agen mengantar tabung gas elpiji 3 kilogram ke salah satu pangkalan di Kota Pontianak, Selasa (9/9/2025).

BERKABAR.CO.ID – Warga Kota Pontianak kembali mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram. Salah satu agen resmi elpiji 3 kg di daerah ini, Vale, menyebut kondisi tersebut bukan karena berkurangnya pasokan, melainkan fenomena musiman yang kerap terjadi.

“Ini sudah langka, memang ada musim-musimnya. Kalau pas langka, warga ramai. Tapi ketika pasokan datang dalam jumlah banyak, mereka tidak datang,” kata Vale saat ditemui, Selasa 9 September 2025.

Menurutnya, distribusi gas dari agen ke pangkalan tidak seragam. Ada pangkalan yang mendapat suplai dua kali dalam sepekan, ada pula yang hampir setiap hari.

“Satu bulan ada 18 titik kerja, sisanya libur. Kalau setiap hari datang, justru nanti susah menjualnya,” jelasnya.

Baca Juga : Warga Pontianak Keluhkan Kelangkaan Gas 3 Kg, Harga di Atas Pangkalan

Untuk mencegah penimbunan, Vale menegaskan bahwa pangkalan wajib menerapkan aturan ketat.

“Satu KTP hanya bisa membeli satu tabung gas. Tidak boleh lebih,” katanya.

Terkait harga, Vale menyebut harga resmi dari agen ke pangkalan ditetapkan Rp19 ribu per tabung. Namun di tingkat pengecer, harga bisa melonjak hingga Rp21 ribu–Rp25 ribu. Bahkan di daerah yang sulit terjangkau, harga eceran bisa menembus Rp35 ribu–Rp40 ribu per tabung.

Baca Juga : Satgas Pamtas Gagalkan Penyeludupan 63 Kilogram Sabu di Perbatasan

Meski harga meroket di pasaran, Vale memastikan pasokan dari pusat tetap normal. “Bukan dari pusat, memang sudah musim langka. Nanti saat tidak langka kebanjiran, lalu pembeli tidak ada,” tegasnya. *** REH