Hendry Pangestu Lim Kembali Pimpin MABT, Catatkan Banyak Prestasi Budaya

BERKABAR.CO.ID – Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kota Pontianak menegaskan keberlanjutan kepemimpinan Hendry Pangestu Lim setelah resmi terpilih kembali secara aklamasi.

Proses Musda yang berlangsung melalui tahapan pendaftaran pada tanggal 29–30 Oktober, penetapan calon pada tanggal 31 Oktober, hingga pandangan umum seluruh DPC, menetapkan Hendry sebagai satu-satunya calon yang mendaftar dan mendapat dukungan penuh.

Selama memimpin beberapa tahun terakhir, Hendry dinilai sukses membawa MABT semakin aktif dan terorganisir dalam pelestarian budaya. Ia memastikan roda organisasi berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Kita berjalan sesuai aturan. Kegiatan adat dan budaya banyak dilakukan. Cap Go Meh, Bakcang, dan Kue Bulan telah menjadi agenda budaya besar dan diakui oleh Pemkot Pontianak. Cap Go Meh bahkan masuk dalam Kharisma Event Nusantara,” ujar Hendry, Sabtu (1/11).

Baca juga: Karnaval 39 Naga Bersinar Hipnotis Ribuan Warga di Pontianak

Ia menegaskan lima tahun ke depan MABT akan semakin menguatkan eksistensi budaya Tionghoa di Pontianak sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah.

“Kita ingin mendatangkan wisatawan agar meningkatkan PAD Kota Pontianak. MABT akan mendukung dan melayani wisatawan dari luar serta terus menjaga Pontianak sebagai kota yang toleran,” tegasnya.

Hendry mengajak seluruh elemen MABT bersatu membesarkan organisasi dan memastikan kegiatan budaya semakin berkembang.

Dukungan terhadap Hendry datang dari seluruh ketua DPC MABT kecamatan.

Siat Lie, Sekretaris DPC MABT Pontianak Kota, menilai kemajuan MABT sangat nyata.

“Cap Go Meh masuk KEN adalah salah satu bukti. Kami harap makin banyak generasi muda terlibat agar budaya berkembang dan toleransi semakin kuat,” katanya.

Ng Hiok Kwang, Ketua MABT Pontianak Barat, menyampaikan apresiasi.

“Saya bangga dengan Pak Hendry. Banyak pengalaman yang sudah dibuktikan. Kita bersama-sama menggali budaya dan mendongkraknya.” sebutnya.

Yo Bun Hua, Ketua MABT Pontianak Tenggara, menyoroti konsistensi pengembangan tradisi.

“Saya bangga karena budaya kita terus ditonjolkan, seperti Bakcang dan Kue Bulan. Rencana kegiatan seperti Onde juga akan direalisasikan.” ujarnya.

Yondy Bongso, Ketua MABT Pontianak Utara, menyatakan soliditas dukungan.

“Di tangan Pak Hendry semua berjalan lancar. Banyak event terlaksana. Kita tetap mendukung.” akunya.

Ketua Panitia Musda, Adi Sucipto, menjelaskan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme.

“Pendaftaran tanggal 29 dan 30, dan pada tanggal 31 diputuskan calon ketua. Calon hanya satu dan disepakati aklamasi setelah pandangan umum masing-masing DPC,” ujarnya.

Dengan kepercayaan penuh dan catatan kinerja positif, Hendry Pangestu Lim memasuki periode baru MABT dengan misi memperkuat budaya Tionghoa, mendorong pariwisata kota, dan menjaga harmoni sosial Pontianak sebagai kota toleransi. (Mdr).