Karnaval 39 Naga Bersinar Hipnotis Ribuan Warga di Pontianak

Pj Wali Kota Pontianak Edi Suryanto memainkan tongkat bola api yang diikuti replika kepala naga. Foto: (Istimewa)

BERKABAR.CO.ID – Atraksi Karnaval Naga Bersinar pada perayaan Cap Go Meh 2576 Kongzili di Pontianak hipnotis ribuan warga. 39 ekor replika naga berhiaskan lampu meliuk-liuk sepanjang Jalan Gajah Mada, Rabu(12/2)malam.

Replika naga yang berasal dari sejumlah yayasan dan perkumpulan dimainkan secara apik oleh para pemain. Setiap Naga unjuk kebolehan dengan menampilkan atraksinya masing-masing. Karnaval Naga Bersinar ini dimulai dari persimpangan lampu merah Jalan Patimura menuju Jalan Gajah Mada dan berakhir di Jalan Budi karya.

Baca juga: Usulan Rehabilitasi Drainase Pontianak Tenggara Jadi Prioritas

Pj Wali Kota Pontianak Edi Suryanto menilai, karnaval pada perayaan Cap Go Meh ini tak hanya sekadar merayakan tradisi budaya masyarakat Tionghoa, akan tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Ini dilihat dari peningkatan aktivitas ekonomi, seperti tingginya tingkat hunian hotel dan meningkatnya jumlah penumpang pesawat yang datang ke Pontianak.

“Kemarin sudah saya dapatkan laporannya, pesawat alhamdulillah penuh, hotel-hotel juga hampir penuh, bahkan mungkin hari ini sudah penuh. Artinya banyak tamu-tamu dari luar yang datang ke Pontianak dan ini akan berdampak luar biasa bagi perekonomian kita,” ujarnya.

Selain itu, tingginya tingkat kunjungan ke Pontianak menjadi kabar baik bagi sektor pariwisata di kota ini. Hal itu menunjukkan perayaan Cap Go Meh di Pontianak mampu menyedot banyak pengunjung sehingga memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca juga: Saprahan Khatulistiwa 2025, Kapal Hias Pontianak Keluar Sebagai Juara

Sebut saja sektor makanan dan minuman, termasuk restoran dan pelaku UMKM, juga merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung. Ia menyebutkan bahwa banyak pedagang kecil memanfaatkan momen ini untuk membuka lapak di sepanjang lokasi yang dilalui karnaval naga.

“Dengan banyaknya pengunjung, pasti mereka makan di restoran, jajan kuliner, membeli souvenir dan sebagainya sehingga dengan demikian UMKM mendapatkan manfaatnya,” tambahnya.

Edi berujar, tujuan utama penyelenggaraan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi perayaan Cap Go Meh menjadi momentum bagi Kota Pontianak untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan menarik lebih banyak wisatawan berkunjung ke kota berjuluk Khatulistiwa ini.

“Justru dengan adanya kegiatan ini tujuannya adalah menambah kesejahteraan, menambah pendapatan, supaya masyarakat mendapatkan tambahan ekonomi yang membuat semua orang senang,” ungkapnya.

Agil (24), salah seorang warga Kabupaten Ketapang mengaku sengaja datang ke Kota Pontianak hanya untuk menyaksikan atraksi naga.

“Saya memang sengaja datang ke sini (Jalan Gajah Mada) karena ini momen yang ditunggu-tunggu bersama keluarga untuk menyaksikan naga bercahaya lampu, karena inikan setahun sekali ya,” ungkapnya. (Fik)