Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Diduga Terima Rp3 Miliar dan Motor Ducati

Ilustrasi Wakil Menteri Ditangkap KPK

BERKABAR.CO.ID – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) angkat bicara usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan pemerasan di Kementerian Ketenagakerjaan.

Saat dicecar pertanyaan mengenai Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker 2022–2025, Irvian Bobby Mahendro (IBM), Ebenezer mengaku tidak mengenalnya.

“Saya enggak tahu kalau soal itu,” ujar Ebenezer usai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa 2 September 2025.

Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkap bahwa Ebenezer diduga menerima uang Rp3 miliar serta satu unit motor Ducati usai berbincang dengan Irvian Bobby.

Baca Juga : Menteri Maman Abdurrahman Datangi KPK, Bantah Istri Gunakan Fasilitas Negara ke Eropa

“Saat minta motor, IEG ngomong ke IBM: ‘Saya tahu kamu main motor besar. Kalau untuk saya (IEG), cocoknya motor apa?’” kata Setyo.

IBM kemudian membelikan sebuah motor Ducati dan mengirimkannya ke rumah Ebenezer. Motor tersebut dibeli secara off the road atau tanpa surat resmi, yang diduga bertujuan untuk menyamarkan transaksi.

Setyo juga mengungkap bahwa hanya Irvian Bobby yang mendapat julukan khusus dari Ebenezer, yakni “Sultan”, karena dinilai memiliki banyak uang di Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker.

Baca Juga : Bimtek KPK Bersama Pelaku Usaha di Pontianak Tanamkan Nilai Antikorupsi di Dunia Usaha

Pada 22 Agustus 2025, KPK resmi menetapkan Immanuel Ebenezer bersama sepuluh orang lainnya sebagai tersangka dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat K3 di lingkungan Kemenaker.

Di hari yang sama, Ebenezer sempat berharap mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, Presiden justru mencopot dirinya dari jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan. ***