Ngeri! Ternyata Makanan Sehari-Hari Ini Bisa Picu Kanker Mematikan, Waspada Sebelum Terlambat!

Ilustrasi Kanker

BERKABAR.CO.ID – Kanker merupakan salah satu penyakit paling berbahaya yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal di dalam tubuh.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dan pengobatannya tidaklah mudah karena berisiko memengaruhi kualitas hidup.

Dilansir dari berbagai sumber, beberapa jenis makanan ternyata bisa meningkatkan risiko terkena kanker.

Salah satunya adalah daging olahan, seperti kornet, dendeng, ham, sosis, dan salami. Proses pengawetan dengan garam, nitrat, gula, atau bahan kimia lainnya bisa menghasilkan karsinogen berbahaya, yakni senyawa N-nitroso yang terbukti meningkatkan peluang kanker.

Baca Juga : 5 Manfaat Sunscreen yang Wajib Anda Ketahui, Lengkap dengan Promo Sunscreen Wardah

Selain itu, daging merah juga patut diwaspadai. Meski kaya protein, konsumsi berlebihan daging sapi, kambing, domba, maupun babi dikategorikan karsinogenik 2A atau berpotensi menyebabkan kanker.

Penelitian bahkan mengaitkan konsumsi daging merah berlebihan dengan risiko kanker kolorektal, pankreas, dan prostat. Para ahli hanya merekomendasikan konsumsi maksimal 3 porsi daging merah per minggu dengan berat total 12–18 ons.

Tak hanya itu, gorengan pun menjadi salah satu pemicu kanker. Proses penggorengan minyak pada suhu tinggi bisa memicu terbentuknya zat karsinogen yang berbahaya.

Studi melaporkan, konsumsi gorengan berlebihan meningkatkan risiko kanker lambung, diabetes tipe 2, hingga obesitas.

Baca Juga : Kemenkes Batasi Iklan Makanan dan Minuman Tinggi Gula, Garam, Lemak untuk Cegah Obesitas Anak

Metode memasak dengan suhu tinggi, seperti memanggang dengan bara api atau menggoreng lama dalam minyak panas, juga bisa menghasilkan PAH dan amina heterosiklik—zat yang diketahui dapat merusak DNA dan memicu kanker.

Makanan kemasan pun tidak kalah berbahaya. Produk seperti keripik, sereal manis, kue kering, margarin, hingga krim keju biasanya tinggi garam, gula, lemak, serta bahan tambahan buatan seperti pewarna, perasa, dan pengawet.

Kandungan ini tidak hanya memicu obesitas, tetapi juga meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi berlebihan.

Baca Juga : Daun Pecah Beling: Tanaman Hias yang Dipercaya Punya Segudang Manfaat Kesehatan

Sebagai langkah pencegahan, masyarakat dianjurkan untuk:

  • Mengurangi konsumsi daging olahan, daging merah, gorengan, dan makanan kemasan.
  • Memilih cara memasak lebih sehat, seperti mengukus, merebus, atau menggunakan air fryer dengan sedikit minyak.
  • Menjalani gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, dan melakukan pemeriksaan medis secara berkala.

Ciri-ciri awal kanker dapat dikenali melalui benjolan tidak wajar di tubuh, penurunan berat badan drastis, hingga perubahan pola buang air besar atau kecil.

Baca Juga ; Bahaya Menghisap Rokok dan Mengonsumsi Alkohol Sejak Muda

Dengan mengenali tanda-tandanya sejak dini, risiko kanker bisa ditekan sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius. ***