BERKABAR.CO.ID – Sebuah rumah tinggal yang beralamat di Jalan Adisucipto Gang Haka Raya Dalam, Kecamatan Pontianak Tenggara Kota Pontianak ambruk pada Jumat 27 Juni 2025 sore.
Peristiwa ambruknya rumah tersebut diduga akibat abrasi sungai Kapuas yang membuat tongkat rumah tak bisa lagi menopang.
Berdasarkan keterangan Fahrul selaki ketua RT setempat, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 16.20 Wib.
“Saat pemilik rumah sedang berkumpul di dapur,” ucapnya, Jumat 27 Juni 2025 malam.
Untuk diketahui rumah tersebut milik Umar (75 tahun) yang tinggal bersama istri, menantu beserta cucu-cucunya.
Sebelum kejadian, menurutnya, korban mendengar bungi retakan yang berasal dari bawah rumah. Tak lama berselang, rumah pun bergerak dan condong ke belakang.
Baca Juga : Satu Rumah di Pontianak Roboh Akibat Dihantam Gelombang Kapal
Mengetahui rumahnya akan ambruk, pemilik rumah beserta 4 anggota keluarga lainnya langsung melompat keluar melalui pintu dapur. Nahas, rumah pun kemudian ambruk dan menempel dengan tanah.
“Waktu kejadian memang sudah pasang airnya dan sebagian rumah langsung tenggelam. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, barang-barang berharga pun bisa diselamatkan,” ungkapnya.
Ia menduga ambruknya rumah tersebut akibat abrasi sungai. Karena memang lokasi rumah panggung tersebut berada tak jauh dari Sungai Kapuas.
Baca Juga : Redam Potensi Konflik Sosial Pembangunan Rumah Ibadah, FKUB Gelar Dialog Interaktif
“Dulu tahun 2005 waktu rumah dibangun kondisinya masih daratan atau tanah masih tinggi, karena abrasi gelombang sungai kondisi tanah terkikis dan menurun, sehingga tongkat rumah tak mampu menopang,” jelasnya.
Kini pemilik rumah beserta anggota keluarga lainnya tinggal sementara disebuah rumah kontrakan yang tak jauh dari lokasi. *** Zul












