BERKABAR.CO.ID – Sebuah peristiwa tragis menggemparkan warga Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat.
Seorang gadis muda yang merupakan siswi SMP berinisial LL (14 tahun) ditemukan tewas secara mengenaskan di rumahnya pada Senin 19 Mei 2025 pagi.
Kapolres Bengkayang, AKBP Teguh Nugroho melalui Kasat Reskrim Polres Bengkayang, AKP Anuar Syarifudin mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh keluarganya.
“Kemudian ayah korban langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Sungai Raya Kepulauan,” ucapnya, Senin 26 Mei 2025.
Menanggapi laporan tersebut, aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan mendalam.
Penyelidikan ini dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Bengkayang AKP Anuar Syarifudin, bersama Tim Resmob Polda Kalbar dan Polsek setempat.
Baca Juga ; Rekonstruksi Pembunuhan di Polres Kubu Raya, Pelaku Jalani 41 Reka Adegan
Perkembangan signifikan dalam proses penyelidikan terjadi pada Jumat, 23 Mei 2025 sekitar pukul 17.00 WIB, tim berhasil mendeteksi sinyal aktif dari ponsel milik korban.
Penelusuran sinyal tersebut membawa polisi ke tangan seorang pria bernama Manto.
Namun saat diinterogasi Manto mengaku mendapatkan ponsel tersebut dari H (24 tahun), seorang nelayan yang juga warga Sungai Raya Kepulauan.
Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengamankan H di kediamannya pada Sabtu, 24 Mei 2025. Pelaku langsung dibawa ke Mapolres Bengkayang untuk dimintai keterangan.
Baca Juga : Pelaku Peragakan Pukul Korban Dalam Rekonstruksi Kasus Pencurian Berujung Pembunuhan
“Dalam pemeriksaan, H akhirnya mengakui bahwa dirinya adalah pelaku pembunuhan,” ungkapnya.
Ia mengaku berniat mencuri ponsel milik korban, namun aksinya dipergoki oleh LL. Untuk menghilangkan jejak, pelaku mencekik korban hingga meninggal dunia.
Lebih mengenaskan, pelaku juga mengaku melakukan tindakan asusila terhadap jenazah korban sebelum menyeret ke kamar mandi dan melarikan diri.
“Pelaku mengaku lakukan asusila terhadap jenazah sebelum menyeret ke kamar mandi dan melarikan diri,” pungkasnya.
Baca Juga : China Berikan Dukungan Logistik dan Intelijen Untuk Pakistan
Ia menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani dengan serius hingga proses hukum berjalan tuntas.
“Pelaku sudah mengakui semua perbuatannya. Ini kasus yang sangat memilukan. Kami akan kawal proses hukum agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal,” tegasnya. ***












