Gubernur Norsan Bawa Gagasan Kalbar ke Forum Gubernur Se-Indonesia

Tiba di NTB, Gubernur Ria Norsan Siap Bahas Isu Strategis Pembangunan Daerah.

BERKABAR.CO.ID – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan berangkat ke Nusa Tenggara Barat untuk menghadiri Rapat Kerja Gubernur (Rakergub) dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) pada Rabu 15 Juli 2026.

Kehadiran Ria Norsan membuktikan komitmen Pemprov Kalbar dalam mendukung dan berpartisipasi aktif pada forum strategis. Forum ini mempertemukan seluruh gubernur se-Indonesia guna membahas berbagai isu pembangunan daerah.

Agenda utama Rakergub dan Munaslub APPSI akan berlangsung pada Kamis 16 Juli 2026. Dalam forum tersebut, para gubernur akan membahas sejumlah isu strategis. Mereka akan merumuskan reformulasi kebijakan UMKM berbasis segmentasi, supply chain, dan closed loop untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga:Pemprov Kalbar Luncurkan Forum CSR, Gandeng Dunia Usaha Percepat Pembangunan

Mereka juga akan membahas optimalisasi potensi Pajak Air Permukaan (PAP) sebagai upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu juga akan menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) beserta mekanisme iuran anggota APPSI.

Gubernur Norsan mengatakan, Rakergub dan Munaslub APPSI merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antarpemerintah provinsi. Hal ini untuk merumuskan berbagai kebijakan yang berpihak pada kemajuan daerah.

“Forum APPSI menjadi wadah yang sangat penting bagi seluruh gubernur untuk menyamakan persepsi. Memperkuat koordinasi, serta merumuskan berbagai langkah strategis dalam menjawab tantangan pembangunan daerah. Kalimantan Barat siap berkontribusi melalui berbagai gagasan dan pengalaman yang dapat mendukung kemajuan bersama,” ujarnya.

Menurutnya, para gubernur membahas isu-isu yang sangat relevan dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian. Selain itu, juga untuk meningkatkan daya saing UMKM, serta mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah.

“Kami berharap hasil Rakergub dan Munaslub APPSI ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif. Khususnya dalam penguatan ekonomi daerah, pemberdayaan UMKM, optimalisasi pendapatan daerah, serta peningkatan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Semangat kolaborasi antardaerah harus terus dijaga demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan,” tambahnya.

Selain mengikuti agenda persidangan, para peserta juga akan mengunjungi sejumlah pelaku UMKM serta mengikuti city tour pada Jumat 17 Juli 2026. Panitia menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya, dan produk unggulan Provinsi Nusa Tenggara Barat kepada para peserta.

Gubernur Norsan berharap para gubernur membangun kolaborasi yang semakin kuat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan melalui keikutsertaan dalam Rakergub dan Munaslub APPSI ini. Ia ingin para gubernur menghasilkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.***