Deklarasi Damai Pilkades Kapuas Hulu, Cakades Siap Bertarung Secara Sportif

Calon kepala desa bersama unsur Forkopimda dan elemen masyarakat menandatangani Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026.

BERKABAR.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC Apdesi) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Grand Banan Putussibau, pada Rabu 17 Juni 2026.

Sebanyak 150 peserta yang menghadiri deklarasi tersebut. Diantaranya Forkopimda, perwakilan panitia Pilkades, cakades, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, hingga organisasi mahasiswa.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Apdesi Kabupaten Kapuas Hulu, Stevanus Stevens, memberikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir.

Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kamtibmas agar pelaksanaan Pilkades Serentak yang dijadwalkan pada 18 Juli 2026 dapat berlangsung aman, jujur, adil, demokratis, dan bermartabat.

“Pilkades Serentak Tahun 2026 akan diikuti oleh 112 desa yang tersebar di 22 kecamatan. Untuk itu diperlukan komitmen bersama agar seluruh tahapan dapat berjalan lancar dan kondusif,” ujarnya.

Baca juga: Daud Jordan Yakini Kolaborasi Bersama Pemerintah, TMI Kapuas Hulu akan Majukan Pertanian

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (MPD) Kabupaten Kapuas Hulu, berharap pelaksanaan Pilkades tahun ini berjalan sukses. Ia menjelaskan bahwa saat ini tahapan Pilkades telah memasuki proses pencalonan dan persiapan logistik.

Berdasarkan data panitia Pilkades, terdapat 242 calon kepala desa yang akan bertarung, terdiri dari 226 laki-laki dan 16 perempuan. Rupinus mengimbau seluruh calon untuk berkompetisi secara sportif, sedangkan panitia diminta menjaga netralitas dan profesionalisme selama penyelenggaraan Pilkades.

Wakapolres Kapuas Hulu, Muslimin, yang mewakili Kapolres Kapuas Hulu, menegaskan bahwa deklarasi damai merupakan bagian penting dalam menyukseskan Pilkades Serentak 2026.

Menurutnya, kepala desa memiliki peran strategis dalam pembangunan desa sehingga seluruh calon harus menjaga suasana yang kondusif.

“Junjung tinggi sportivitas. Yang kalah jangan melakukan tindakan yang melawan hukum, dan panitia harus menjalankan tugas secara jujur serta adil,” tegasnya.

Baca juga: Tingkatkan Partisipasi Publik, TKPSDA WS Kapuas Buka Rekrutmen Anggota Periode 2026–2030

Senada dengan itu, Perwira Seksi Sandi Kodim 1206/Kapuas Hulu, Letda Inf Abdias Hingaan, yang mewakili Dandim, mengingatkan agar seluruh pihak menjaga suasana damai selama proses Pilkades berlangsung.

“Yang menang jangan berlebihan dalam euforia kemenangan, sementara yang kalah harus dapat menerima hasil dengan lapang dada,” katanya.

Kepala Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu. Ketut S, menyebut deklarasi damai sebagai momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama menjaga stabilitas daerah.

Ia menilai Pilkades merupakan proses demokrasi yang menentukan arah kepemimpinan desa dalam menjalankan roda pemerintahan selama delapan tahun ke depan.

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Sukardi, yang hadir mewakili pemerintah daerah turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya deklarasi damai tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam menciptakan Pilkades yang aman, tertib, damai, dan demokratis.

“Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun seluruh calon kepala desa dan tim sukses harus menjunjung tinggi etika politik. Serta menghindari tindakan yang dapat memecah belah masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Pengurusan PTSL Jadi Lahan Pungli Bagi Oknum Kades dan Perangkatnya

Sukardi juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan Forkopimda menjadikan Pilkades sebagai pesta demokrasi yang bermartabat, bebas dari ujaran kebencian dan provokasi.

Dalam kegiatan itu, para cakades bersama unsur Forkopimda dan elemen masyarakat menandatangani Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026.

Deklarasi itu memuat lima komitmen utama, yakni mendukung pelaksanaan Pilkades yang aman, jujur, adil, demokratis dan bermartabat.

Menjunjung sportivitas serta menolak politik uang dan politisasi SARA. Mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, menerima hasil pemungutan suara secara sah. Serta bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan keharmonisan masyarakat selama pelaksanaan Pilkades berlangsung.

Dengan deklarasi tersebut, seluruh pihak berharap Pilkades Serentak Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026 dapat berlangsung lancar dan menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat. ***