Jelang Porprov 2026, KONI Kalbar Verifikasi Puluhan Cabor dan Petakan Atlet Unggulan

Satuan tugas Pengprov KONI Kalbar saat melakukan verifikasi sejumlah cabor untuk Porprov 2026.

BERKABAR.CO.ID – KONI Kalbar mulai mematangkan persiapan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026.

Saat ini, KONI Kalbar memverifikasi seluruh cabang olahraga yang akan bertanding pada November mendatang. Kabid Pembinaan Prestasi KONI Kalbar, Damianus Yordan, memimpin proses verifikasi tersebut.

Menurutnya, verifikasi tidak sekadar memenuhi kebutuhan administrasi, namun sebaliknya, KONI Kalbar menggunakan verifikasi untuk menyusun arah pembinaan olahraga yang lebih terukur.

Selain itu, KONI Kalbar mencocokkan cabang olahraga Porprov dengan agenda PON, SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

“Beberapa hari ini kami memverifikasi cabang olahraga yang dipersiapkan untuk Porprov November mendatang,” kata Damianus, Sabtu 13 Juni 2026.

Baca juga: Musorkab VI KONI Landak Fokus Cetak Atlet Lokal Berprestasi

Saat ini, KONI Kalbar membina lebih dari 50 cabang olahraga, karena itu, tim verifikasi mengelompokkan cabor ke dalam tiga kategori utama.

Kategori tersebut meliputi olahraga bela diri, permainan, dan olahraga terukur. Selanjutnya, KONI Kalbar akan membawa hasil verifikasi ke Rapat Kerja pada 17 Juni 2026 mendatang.

Raker tersebut melibatkan seluruh KONI kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat.

“Kami berharap verifikasi ini menjadi dasar pembahasan dan pengambilan keputusan bersama,” ujarnya.

Lebih jauh, Damianus menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar ajang kompetisi daerah. Sebaliknya, Porprov menjadi sarana memetakan kekuatan olahraga Kalbar menuju PON berikutnya.

Untuk itu, KONI Kalbar membagi cabor ke dalam tiga klaster strategis.

“Pertama, cabor peraih medali PON Aceh-Sumut, kedua, cabor yang lolos PON namun belum meraih medali dan ketiga, cabor potensial yang belum tampil di PON,” jelasnya.

Baca juga: Rakorprov 2026, KONI Kalbar Satukan Visi Bangun Olahraga di Bumi Khatulistiwa

Menurut Damianus, cabor peraih medali akan menjadi prioritas pembinaan. Sementara itu, cabor potensial tetap mendapat perhatian untuk pengembangan prestasi.

“Kami ingin melihat peluang setiap cabang olahraga berkembang dan berprestasi,” katanya.

Di sisi lain, Ia juga mengajak seluruh atlet meningkatkan intensitas latihan. Menurutnya, Porprov menjadi panggung seleksi atlet menuju Pra-PON. Melalui ajang itu, atlet terbaik berpeluang memperkuat Kalbar di PON.

“Saat Porprov, kita bisa melihat atlet terbaik yang layak melangkah ke level berikutnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yordan menyebut Porprov sebagai momentum kebangkitan olahraga Kalbar. Karena itu, ia mengajak seluruh insan olahraga mendukung pembinaan atlet daerah.

“Porprov menjadi panggung atlet menunjukkan kemampuan terbaiknya untuk Kalimantan Barat,” pungkasnya.(wan)