BERKABAR.CO.ID – Cabai merupakan salah satu bahan dapur yang tak bisa dipisahkan dari kuliner Indonesia.
Rasanya yang pedas bukan hanya membuat masakan lebih nikmat, tetapi juga menyimpan segudang manfaat kesehatan.
Sayangnya, tidak banyak orang yang tahu bahwa cabai mengandung nutrisi penting dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh.
Kandungan Nutrisi dalam Cabai
Dalam satu sendok makan (15 gram) cabai merah segar, terkandung:
Baca Juga : Dituduh Rebut Suami, Wanita di Pontianak Dikeroyok Brutal dan Disiram Cairan Cabai
- Kalori: 6 kalori
- Air: 88 persen
- Protein: 0,3 gram
- Karbohidrat: 1,3 gram
- Gula: 0,8 gram
- Serat: 0,2 gram
- Lemak: 0,1 gram
Selain itu, cabai juga kaya vitamin C, vitamin B6, vitamin A, serta vitamin K1. Untuk mineral, cabai mengandung potasium dan copper.
Menariknya lagi, buah pedas ini memiliki senyawa bioaktif seperti capsaicin, capsanthin, lutein, violaxanthin, sinapic acid, dan ferulic acid.
Baca Juga : Kenaikan Harga Cabai, Pemkot Pontianak Pastikan Inflasi Terkendali
Manfaat Cabai yang Jarang Diketahui
Berkat kandungan nutrisi dan senyawa bioaktifnya, berikut beberapa manfaat cabai bagi kesehatan:
- Meredakan Rasa Sakit
Senyawa capsaicin bekerja pada reseptor rasa sakit sehingga menimbulkan sensasi panas. Efek ini membantu menghentikan sinyal rasa sakit dari saraf, sehingga cabai banyak digunakan dalam krim atau koyo pereda nyeri otot.
- Membantu Menurunkan Berat Badan
Studi U.S National Library of Medicine (2005) menemukan bahwa konsumsi capsaicin dapat mengurangi asupan kalori dan meningkatkan pembakaran lemak. Senyawa ini juga membantu menekan nafsu makan sehingga berpotensi mendukung program diet sehat.
Baca Juga : Harga Cabai Tembus Rp 85 Ribu di Pasar Flamboyan Pontianak
- Mencegah Penyakit Jantung
Meski sering dituding sebagai pemicu heartburn, cabai justru memiliki manfaat dalam menurunkan risiko penyakit jantung. Capsaicin terbukti dapat mengurangi peradangan dan melindungi kesehatan jantung.
Waspadai Konsumsi Berlebihan
Meski cabai menawarkan banyak manfaat, konsumsinya tetap perlu dibatasi. Terlalu banyak makan cabai bisa memicu sakit perut, diare, hingga iritasi pada bibir dan saluran pencernaan.
Baca Juga : Polres Bengkayang Tangkap Pelaku Pengeroyokan Viral di Samalantan
Dengan mengonsumsi cabai dalam porsi yang tepat, masyarakat bisa mendapatkan cita rasa pedas sekaligus manfaat kesehatan yang melimpah. ***












