BERKABAR.CO.ID – Dalam mewujudkan Inklusi, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Sungai Raya terapkan dua pola pembinaan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH).
Kepala LPKA Kelas II Sungai Raya, Irwan mengatakan dua pola yang diterapkan yaitu pembinaan kepribadian dan Kemandirian. Pembinaan kepribadian ialah seperti kerohanian, pendidikan dan minat bakat.
“Sementara, pembinaan kemandirian ialah berupa pelatihan barista, barbershop dan pelatihan pertukangan,” ucapnya saat ditemui, Sabtu 19 Juli 2025 malam.
Dua pola pelatihan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan stakeholder terkait yang terus berkelanjutan.
Baca Juga : Dorong Inklusi, Aksi Ceria Hadirkan Harapan Baru bagi Anak Berhadapan dengan Hukum
Walaupun menurutnya, anak-anak tidak wajib untuk kerja, namun anak-anak tersebut hanya diberikan bekal skill.
Kedepan, ia menargetkan penambahan pelatihan skill lainnya. Diantaranya pelatihan otomotif dan elektronik.
“Ini lah bentuk perhatian kita dalam memberikan bekal hidup kepada ABH. Jadi ketika mereka nnti keluar bisa mandiri,” pungkasnya. ***Zul












