BERKABAR.CO.ID – Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mei, secara resmi membuka Turnamen Terbuka Xiangqi yang digelar di Taman Rekreasi Teratai Indah (TRTI) Kota Singkawang pada Jumat (30/5).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bakcang atau Dragon Boat Festival yang setiap tahunnya diperingati masyarakat Tionghoa.
Turnamen yang memperlombakan permainan catur tradisional Tiongkok tersebut diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, termasuk para pelajar dan masyarakat umum.
Baca juga: Nelayan Kuala Singkawang Tolak Aturan VMS Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kehadiran mereka menambah semarak acara budaya yang turut diwarnai oleh atraksi perahu naga di danau kawasan TRTI.
Tjhai Chui Mei memberikan apresiasi kepada panitia yang secara konsisten menyelenggarakan Turnamen Xiangqi setiap momen penting seperti Hari Kartini dan HUT Pemerintah Kota Singkawang.
“Saya berharap ke depannya Turnamen Xiangqi ini dapat menjadi agenda rutin tahunan dalam peringatan Hari Bakcang,” ucapnya, Jum’at (30/5).
Baca juga: Catat Tanggalnya, Pemerintah Umumkan Hari Raya Idul Adha Tahun 2025
Ia juga menyoroti penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya sudah sangat baik, didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.
“Final pertandingan nanti bahkan direncanakan akan digelar di tengah danau, ini luar biasa,” tambahnya.
Menurutnya, permainan Xiangqi membawa banyak manfaat, terutama bagi anak-anak.
Mereka bisa mengasah otak, strategi, kecerdasan, dan wawasan.
“Ini sangat baik untuk perkembangan berpikir,” ungkapnya.
Selain itu, Xiangqi juga disebutnya sebagai salah satu warisan budaya Tionghoa yang patut dipelajari oleh semua kalangan.
Dulu, permainan ini digunakan sebagai alat strategi dalam peperangan dan pengelolaan kerajaan.
“Tidak hanya pelajar yang bisa mengambil manfaat untuk mengatur waktu belajar misalnya tetapi juga ibu rumah tangga bisa menerapkan prinsip-prinsip strategi ini dalam mengatur rumah tangga, bahkan pemimpin daerah bisa menggunakannya untuk mengelola wilayah,” jelasnya.
Baca juga: Peringatan Kenaikan Yesus Kristus di Lapas Kelas IIA Pontianak Berlangsung Khidmat
Dengan nilai-nilai edukatif dan kebudayaan yang dikandungnya, Tjhai Chui Mei menilai Xiangqi layak terus dikembangkan dan diperkenalkan lebih luas kepada masyarakat.
Turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi, tapi juga menjadi medium pelestarian budaya dan edukasi yang bermanfaat bagi generasi muda dan seluruh lapisan masyarakat.
Untuk diketahui, Xiangqi merupakan permainan dari Cina yang dimainkan oleh dua orang dan termasuk dalam permainan papan berstrategi sekelompok dengan catur.
Permainan ini menggunakan biji-biji pipih melingkar dengan karakter Tionghoa tertulis di atasnya.
Terdapat buah jiang (raja), shi (menteri), xiang (gajah), ma (kuda), ci (benteng) pau (meriam), dan zu(bidak/pion hitam) atau bing(bidak/pion merah). (Zul)












