Sepekan Operasi Berantas Jaya, Polda Metro Jaya Tangkap 1.997 Orang

Ilustrasi Razia Preman

BERKABAR.CO.ID – Selama sepekan terakhir, Polda Metro Jaya telah menangkap sebanyak 1.197 orang dalam operasi pemberantasan premanisme bertajuk Berantas Jaya 2025.

Kasubdit Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak merinci, dari jumlah itu, 125 orang langsung ditingkatkan statusnya ke proses penyidikan.

“Dari 1.197 orang itu, kita pilah. Yang bisa kita tingkatkan ke penyidikan itu sebanyak 125 orang,” jelas AKBP Reonald kepada wartawan.

AKBP Reonald menjelaskan, 1.072 orang ini diantaranya dikenai wajib lapor dan masih terus dalam pemantauan.

Jenis pelanggarannya ada Pak Ogah, parkir liar, pengamen, pelaku tawuran, mata elang atau debt collector, memeras di jalan, dan oknum ormas.

Dari penindakan tersebut, tim menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp36,2 juta yang diduga hasil dari praktik pungli dan pemerasan di jalanan. Dalam operasi, polisi juga menertibkan atribut organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dianggap meresahkan dan dipasang sembarangan.

Baca Juga : Selundupkan PMI Non Prosedural, Pria Asal Sekadau di Amankan Polisi

Total, 141 atribut ormas ditertibkan hanya dalam sepekan pelaksanaan. Adapun, Jakarta Pusat jadi wilayah dengan jumlah pencopotan terbanyak dengan 141 atribut ormas dicopot paksa.

“Polda Metro Jaya dan jajaran juga melakukan penindakan pelepasan atau pencopotan atribut ormas di wilayah Jakarta Pusat. Saya tidak usah sebut nama ormasnya, karena ini oknum ya rekan-rekan. Saya kira itu,” ujarnya. ***