BERKABAR.CO.ID – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan mengikuti Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang bersama DPR RI dan DPD RI secara daring dari Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar pada Jumat 14 Agustus 2026.
Dalam sidang itu, Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah capaian pemerintahannya selama 21 bulan. Ia juga menguraikan berbagai target yang harus pemerintah kejar ke depan sejak pelantikannya pada 20 Oktober 2024.
Prabowo mengklaim pemerintahannya telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan transformatif selama 663 hari. Pemerintah menggunakan kebijakan tersebut untuk menyelesaikan berbagai persoalan negara yang berlangsung selama puluhan tahun.
“Dalam 21 bulan, tepatnya 663 hari sampai hari ini, pemerintah yang saya pimpin telah memutuskan dan menjalankan 121 kebijakan-kebijakan transformatif untuk menyelesaikan masalah-masalah negara,” kata Prabowo.
Presiden menegaskan bahwa keberanian mengambil keputusan, kerja keras, kehendak yang jelas, dan gotong royong seluruh unsur bangsa mewujudkan berbagai capaian tersebut.
Dalam pidatonya, Prabowo kembali menegaskan sumpah jabatannya saat pelantikan bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024. Ia menjadikan sumpah tersebut sebagai landasan untuk mengutamakan kepentingan seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat yang tidak memilihnya.
Prabowo menyampaikan empat pedoman utama sebagai dasar kerja pemerintah. Keempat pedoman itu meliputi menjalankan amanat UUD NRI Tahun 1945, menjaga kepentingan inti nasional, mengatasi kesulitan rakyat secepat mungkin, dan mengarahkan seluruh kebijakan untuk kepentingan rakyat dan generasi mendatang.
Meski demikian, Presiden Prabowo mengakui pemerintah belum menyelesaikan seluruh persoalan bangsa dan menuntaskan semua janji kampanye.
“Belum bisa mengatakan bahwa seluruh persoalan bangsa telah selesai, atau bahwa seluruh janji yang saya ucapkan telah tertunaikan. Belum,” tegasnya.
Sidang Tahunan MPR RI ini menjadi momentum bagi Presiden untuk melaporkan berbagai hal yang telah dikerjakan pemerintah. Ia juga merinci hasil yang mulai terlihat dan mengidentifikasi pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan ke depan.
Menanggapi pidato Presiden, Gubernur Ria Norsan menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Pemprov Kalbar akan terus menyelaraskan kebijakan pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional.
“Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini harus kita jadikan momentum strategis untuk memperkuat persatuan, mengoptimalkan potensi daerah, serta mengawal setiap arah kebijakan nasional agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di Kalimantan Barat,” ujarnya.
Ria Norsan juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, kesatuan, dan stabilitas keamanan. Ia meminta warga berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Hal ini untuk mewujudkan Kalimantan Barat dan Indonesia yang maju, berdaulat, adil, dan makmur.***












