Kalbar  

Gerah dengan Pemadaman Listrik, GMNI Kalbar Buka Suara Tampung Aduan Warga

Listrik padam bikin ekonomi melemah, GMNI Kalbar ajak warga lapor kerugian.

BERKABAR.CO.ID – DPD GMNI Kalimantan Barat menyatakan keprihatinan mendalam atas pemadaman listrik yang hingga saat ini masih terjadi di berbagai kabupaten dan kota di Kalbar.

Mereka menilai kondisi tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat. Hingga kini, pihak berwenang belum menunjukkan langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan ini secara menyeluruh.

Pemadaman listrik yang terus berulang memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat. Pedagang kaki lima kehilangan pendapatan, mahasiswa kesulitan menjalani aktivitas belajar, dan pemadaman lampu pengatur lalu lintas mengacaukan ketertiban di jalan raya.

Selain itu, berbagai aktivitas ekonomi masyarakat ikut melemah. Kondisi paling memprihatinkan menimpa ibu menyusui dan bayi baru lahir yang harus menghadapi cuaca panas tanpa aliran listrik.

Baca juga: Listrik Padam di Pontianak, Edi Kamtono Sampaikan Keresahan Warga ke PLN

Melihat kondisi tersebut, DPD GMNI Kalimantan Barat membuka ruang pengaduan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat. Mereka mengajak warga menyampaikan keluhan, kerugian, dan dampak yang dialami akibat pemadaman listrik.

DPD GMNI Kalimantan Barat akan menghimpun seluruh aspirasi dan aduan masyarakat melalui media sosial resmi serta formulir yang mereka sediakan. Langkah ini menjadi bentuk perjuangan bersama untuk memperjuangkan hak masyarakat atas pelayanan publik yang layak.

Baca juga: Petugas Yantek PLN di Desa Sepuk Laut Kubu Raya Diduga Curi Arus Listrik

DPD GMNI Kalimantan Barat mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan pengaduan secara terbuka dan bertanggung jawab. GMNI akan menggunakan seluruh laporan masuk sebagai bahan perjuangan. Mereka akan menyampaikan tuntutan tersebut langsung kepada pihak berwenang agar segera menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Kalimantan Barat.***