BERKABAR.CO.ID – Menegaskan komitmennya dalam memperkuat pembinaan sepak bola di Kalimantan Barat. KONI Kalbar membuka turnamen Liga 4 Sepak Bola Piala Gubernur PSSI Kalbar di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Pontianak, Sabtu Januari 2026.
Kompetisi ini menjadi ruang seleksi talenta terbaik dari 16 tim peserta yang bertanding. Satu tim terbaik akan mewakili Kalbar di tingkat nasional, dengan skema penguatan pemain dari tim lain demi membentuk skuad paling kompetitif.
Ketua Harian KONI Kalbar, M. Saupi yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Kalbar Daud Yordan pada pembukaan kompetisi menyampaikan apresiasi atas sinergi antara Pemprov Kalbar dan Asprov PSSI Kalbar yang dinilai menjadi fondasi penting bagi kemajuan sepak bola daerah.
“Seyogyanya Ketua Umum KONI Kalbar Bapak Daud Yordan akan hadir langsung dalam agenda ini, namun karena satu dan lain hal beliau mewakilkan kepada saya. Pesan beliau, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalbar dan Asprov PSSI yang telah menyelenggarakan liga ini,” ujar Saupi.
Baca juga: KONI Kalbar Verifikasi Enam Cabor Baru yang Sedang Populer
Menurut Saupi, Liga 4 Piala Gubernur Kalbar merupakan langkah awal pembinaan berjenjang yang sangat strategis untuk membawa sepak bola Kalbar menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
“Ini adalah langkah awal untuk mencapai liga-liga selanjutnya. Dengan dukungan penuh dari Gubernur dan Asprov PSSI, kami optimistis sepak bola Kalbar akan jauh lebih baik dari kondisi saat ini,” tegasnya.
“Kami berharap ajang ini melahirkan pemain-pemain potensial yang bisa dibina secara berkelanjutan dan menjadi tulang punggung sepak bola Kalbar ke depan,” sambung Saupi.
Saupi juga mengingatkan seluruh elemen yang terlibat agar menjaga nilai-nilai dasar olahraga selama kompetisi berlangsung. Ia menekankan pentingnya sportivitas pemain, netralitas penyelenggara, serta jaminan keamanan demi kelancaran liga.
“KONI Kalbar berharap Liga 4 ini berjalan dengan menjunjung tinggi sportivitas, netralitas, dan keamanan, sehingga benar-benar menjadi ajang pembinaan yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Baca juga: Daud Yordan Pimpin KONI Kalbar Periode 2025-2029, Ajak Semua Kalangan Berkolaborasi
Sementara itu, Gubernur Kalbar, Ria Norsan, dalam sambutannya mengingatkan kembali kejayaan sepak bola Kalbar di masa lalu dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghidupkan kembali prestasi tersebut.
“Dulu, sepak bola Kalbar sangat dikenal. Persipon Mempawah Putra adalah klub kebanggaan saya semasa remaja. Saat itu, banyak pengusaha yang ikut andil membina klub-klub sepak bola,” kenang Norsan.
Ia menegaskan, Pemprov Kalbar berkomitmen mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, PSSI dan kalangan pengusaha agar ekosistem sepak bola di Kalbar kembali hidup dan berdaya saing.
“Ke depan kita akan mencari pengusaha yang mau terlibat agar sepak bola Kalbar bisa terus berjalan dan berkembang. Dulu ada Soeratin Cup Kalbar yang sangat diperhitungkan. Mudah-mudahan kejayaan itu bisa kita bangkitkan kembali,” ujarnya.
Ria Norsan juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki sarana dan prasarana olahraga, sekaligus menjadikan Liga 4 sebagai ajang penjaringan bibit unggul sepak bola Kalbar.
“Ini adalah proses pemilihan bibit-bibit terbaik yang akan berlaga di tingkat nasional. Mudah-mudahan yang terpilih benar-benar yang terbaik untuk mewakili Kalbar dan selanjutnya kita bina secara berkelanjutan,” pungkasnya. ***












