Dua Oknum Anggota TNI Terlibat Penculikan Kepala Cabang BRI

Ilustrasi penculikan Kepala Cabang Bank BRI

BERKABAR.CO.ID – Kasus mengejutkan datang dari lingkungan TNI Angkatan Darat, di mana dua oknum anggota TNI terlibat dalam aksi penculikan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37 tahun), yang terjadi pada 18 Agustus 2025.

Komandan Pusat Polisi Militer Kodam Jaya (Danpuspom Jaya), Kolonel CPM Donny Agus Priyanto, mengungkapkan bahwa kedua oknum TNI tersebut adalah Sersan Kepala (Serka) N dan Kopral Dua (Kopda) FH.

Serka N berperan sebagai penghubung antara otak penculikan berinisial JP dan Kopda FH. Menurut Kolonel Donny, Serka N adalah orang pertama yang menawarkan pekerjaan penculikan ini dengan imbalan uang.

Baca Juga : Geger! 15 Orang Ditangkap Terkait Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN di Jakarta

Pada konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kolonel Donny menjelaskan bahwa aksi penculikan bermula saat Serka N menghubungi Kopda FH pada 18 Agustus 2025, meminta bantuannya untuk menjemput korban atas permintaan seseorang berinisial DH.

Setelah memperoleh persetujuan dari Kopda FH, keduanya bertemu dengan JP di sebuah kafe di Jakarta Timur, di mana FH menyatakan kesediaannya untuk melaksanakan penculikan dengan imbalan uang operasional sebesar Rp5 juta.

Menurut pengakuan Kolonel Donny, penculikan ini direncanakan dengan matang, dengan setiap pelaku diberi peran yang jelas dalam eksekusi.

Baca Juga : Mengerikan! Empat Otak Penculikan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih Diciduk Polisi, Motif Masih Misteri

Pada 19 Agustus 2025, Serka N menghubungi Kopda FH untuk memastikan kesediaannya melanjutkan aksi, dan FH pun memulai persiapan untuk melakukan penculikan.

Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki peran DH dan JP sebagai otak di balik penculikan ini, serta memproses hukum kedua oknum anggota TNI tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku. ***