BERKABAR.CO.ID – Situasi ibu kota kembali memanas. Gubernur DKI Jakarta bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat tertutup pada Senin 1 September 2025 untuk membahas perkembangan terbaru pasca-serangkaian unjuk rasa yang berlangsung sejak 25–29 Agustus 2025.
Rapat darurat tersebut dihadiri Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Patria Yusrian Jaya.
Dalam keterangan usai rapat, Pramono selaku perwakilan Pemprov DKI mengungkapkan fakta mengejutkan: sebanyak 716 orang tercatat menjadi korban unjuk rasa.
“Itu data di luar Polri. Semua biaya pengobatan dan penanganan korban ditanggung penuh oleh Pemprov DKI,” jelasnya.
Baca Juga : Polda Kalbar Tegaskan Penetapan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual Anak Berdasarkan Bukti Ilmiah
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengonfirmasi bahwa aparat telah mengamankan 1.240 orang selama gelombang aksi di Jakarta. Mayoritas berasal dari luar Jakarta, seperti Jawa Barat dan Banten.
“Kami sudah mendeteksi pergerakan mereka. Ada indikasi aksi perusakan dan penjarahan. Siap-siap, kami akan lakukan tindakan tegas,” tegas Asep.
Namun, tidak semua yang diamankan terbukti melakukan tindakan anarkis. Polda Metro Jaya masih melakukan pendalaman dan tidak menutup kemungkinan akan ada penangkapan lanjutan.
Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi menambahkan bahwa massa aksi belakangan ini banyak berasal dari kalangan pelajar, terutama SMA dan STM.
“Ini jadi perhatian kita semua, agar warga turut menjaga ketertiban. Penyampaian pendapat silakan sesuai konstitusi, tapi aksi anarkis akan kami tindak tegas bersama kepolisian,” tegas Deddy.
Sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto bersama Kapolri dan Panglima TNI, aparat gabungan diminta menindak keras aksi anarkis yang merusak fasilitas umum. Namun, penyampaian aspirasi secara damai tetap dijamin.
“Harapan kita bersama, Jakarta bisa kembali aman dan damai,” pungkas Kapolda Metro Jaya. ***












