Kemenag dan BSI Hadirkan Program Perumahan Bersubsidi untuk Guru Madrasah, Dorong Kesejahteraan dan Keterlibatan dalam Kampanye Imunisasi

Ilustrasi Guru

BERKABAR.CO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk meluncurkan Program Perumahan Bersubsidi bagi Guru Madrasah.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para guru, khususnya dalam hal kepemilikan rumah yang layak dan terjangkau.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen Kemenag dalam mendampingi para guru, tidak hanya dalam hal kompetensi profesional, tetapi juga dari aspek kesejahteraan hidup.

“Kami ingin memastikan guru madrasah mendapatkan perhatian menyeluruh, termasuk akses terhadap perumahan yang layak,” ungkap Thobib.

Baca Juga : Bupati Sujiwo Akan Tindak Tegas Oknum Guru yang Rekam Siswa Menangis Karena Tak Bayar LKS

Guru Madrasah Berperan dalam Sukseskan Imunisasi Anak Sekolah 2025

Dalam kesempatan yang sama, Thobib juga mendorong peran aktif guru dalam menyukseskan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025, yang akan digelar pada Agustus dan November mendatang.

“Guru memiliki peran penting dalam menyuarakan pentingnya imunisasi lanjutan seperti vaksin campak, rubella, dan HPV. Sasaran kita adalah semua anak usia sekolah, baik yang sudah sekolah maupun yang belum,” tambahnya.

Baca Juga : Kekurangan Guru di Kubu Raya, Bupati Sujiwo Siapkan Langkah Strategis

Sinergi Lintas Sektor untuk Gerakan Sekolah Sehat

Komitmen dalam mendukung kesehatan anak usia sekolah turut diperkuat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Perwakilan Direktorat Sekolah Dasar, Minhajul Ngabidin, menyatakan bahwa imunisasi menjadi bagian penting dari Gerakan Sekolah Sehat (GSS) yang berbasis pada lima pilar utama: gizi, aktivitas fisik, imunisasi, kesehatan jiwa, dan lingkungan sehat.

“Peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS/M) juga sangat krusial untuk memastikan setiap anak memperoleh akses layanan kesehatan yang memadai,” ujar Minhajul.

Baca Juga : 74 Guru Agama Katolik Mempawah Ikuti Pembinaan untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Membangun Ekosistem Pendidikan yang Sejahtera dan Sehat

Langkah Kemenag dalam peningkatan kesejahteraan guru madrasah melalui program perumahan bersubsidi, serta dukungan terhadap program imunisasi nasional, menunjukkan sinergi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berkelanjutan.

“Sinergi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan keuangan adalah kunci menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan mendukung kualitas pendidikan nasional,” tutup Thobib. ***