Komitmen Bangun Daerah, GMKI Jalin Sinergi Bersama Pemda Bengkayang

Koordinator Wilayah XIV GMKI Kalbar, Steper Vijaye bersama Badan Pengurus Cabang GMKI Bengkayang saat bersilaturahmi bersama Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis di Kantor Bupati Bengkayang, Selasa, 29 Juli 2025/Istimewa

BERKABAR.CO.ID – Dalam komitmen membangun daerah, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) jalin silaturahmi bersama Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Bengkayang, Selasa, 29 Juli 2025.

Kedatangan Koordinator Wilayah XIV GMKI Kalbar, Steper Vijaye bersama Badan Pengurus Cabang GMKI Bengkayang disambut langsung Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis.

Steper Vijaye mengatakan pertemuan ini menjadi ajang dialog strategis yang membahas berbagai isu penting terkait percepatan pembangunan.

“Sebagai bagian dari masyarakat, GMKI memiliki peran penting dalam memastikan setiap kebijakan pemerintah berjalan sesuai dengan kepentingan rakyat,” ucapnya, Selasa 29 Juli 2025.

Vijaye mengungkapkan akan mendukung terhadap program-program yang dicanangkan oleh pemerintah daerah, terutama yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga : GMKI Kalbar Mengutuk Keras Penolakan Pembangunan Gereja di Kubu Raya

Bahkan, pihaknya juga memberikan apresiasi atas kinerja Bupati Sebastianus Darwis dalam lebih dari 100 hari pertama masa jabatannya.

“Terutama dalam upaya percepatan pembangunan di berbagai sektor,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan. GMKI tidak hanya menjadi mitra yang mendukung, tetapi juga mitra yang kritis terhadap kebijakan pemerintah.

“Kami tidak akan ragu untuk memberikan kritik yang konstruktif jika diperlukan, demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Terakhir, ia berharap pertemuan ini menjadi langkah awal terbangunnya kerja sama yang solid antara GMKI dan Pemerintah Kabupaten Bengkayang.

Baca Juga : GMKI Kalbar Audiensi ke Kesbangpol, Dorong Sinergi dan Kemudahan Administrasi

Fokus sinergi ini meliputi sektor pendidikan, ketahanan pangan, ekonomi, infrastruktur, hingga pengembangan pariwisata.

“Dengan semangat kolaboratif kami dan Pemda Bengkayang optimis dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan demi masa depan Kabupaten Bengkayang yang lebih baik,” pungkasnya. *** Zul