KKP Gagalkan Penyelundupan 1.950 Telur Penyu Ilegal Tanpa Identitas di Sambas

Penyerahan penanganan kasus penyelundupan 1.950 butir telur penyu dari BKHIT Kalbar ke Stasiun PSDKP Pontianak yang disaksikan oleh Instansi terkait dari POSMAT AL Pemangkat, POLSEK Semparuk, Bea Cukai Sintete, Syahbandar Pelabuhan Sintete dan BKSDA Singkawang.

BERKABAR.CO.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggagalkan penyelundupan 1.959 telur penyu ilegal tanpa identitas di Pelabuhan Umum Kapet Sintete, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pung Nugroho Saksono (Ipunk) mengatakan operasi penggagalan ini dilakukan pada Selasa (17/06) malam.

“Operasi penggagalan penyelundupan telur penyu ini kita lakukan pada Selasa 17 Juni 2025 tepatnya di malam hari,” ucapnya pada Konferensi Pers yang digelar di Jakarta pada Rabu(18/06).

Ipunk menjelaskan penggalan ini bermula saat pihaknya menerima informasi bahwa ada telur penyu yang berasal dari Pulau Tambelan, Kepulauan Riau.

Baca juga: Akibat Cuaca Buruk, KM Bos Muda Bermuatan 25 Ton Kelapa Tenggelam di Perairan Padang Tikar

Telur-telur tersebut akan dikirim ke Kalimantan Barat melalui Pelabuhan Kapet Sintete menggunakan kapal Tol Laut KMP Bahtera Nusantara 03.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Pengawas Perikanan PSDKP Sambas dan tim Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Wilker Sintete segera menuju lokasi.

Kemudian melakukan pemeriksaan pada saat KMP Bahtera Nusantara 03 sandar di Pelabuhan Kapet Sintete.

Pada saat pemeriksaan tim berhasil menemukan empat buah karton berisi 1.950 butir telur penyu tanpa identitas pemilik atau penerima.

“Tim segera mencari keberadaan paket telur penyu dimaksud dan berhasil menemukan empat buah karton berisi 1.950 butir telur penyu tanpa identitas pemilik atau penerima,” ungkapnya.

Baca juga: Kejati Kalbar Tahan Enam Tersangka Korupsi Bandara Ketapang, Negara Rugi Rp8 Miliar Lebih

Saat ini barang bukti telur penyu sementara diamankan di kantor PSDKP Sambas.

Terkait siapa pengirim dan pemilik telur penyu ilegal ini, pihaknya akan terus mencari informasi lebih lanjut.

Terakhir ia menegaskan kepada para pelaku penyelundup telur penyu ilegal untuk tidak main-main.

“Kami akan selalu ada dan hadir untuk menindak tegas segala aktivitas perdagangan maupun penyelundupan telur penyu ilegal,” tegasnya.(Zul)