BERKABAR.CO.ID – Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kekayaan laut yang melimpah, termasuk berbagai jenis ikan konsumsi.
Namun, tidak semua ikan laut aman untuk dikonsumsi. Beberapa di antaranya ternyata mengandung racun yang bisa membahayakan kesehatan, bahkan nyawa.
Berikut lima jenis ikan laut yang dikenal beracun dan perlu diwaspadai:
Ikan Kakatua (Parrotfish)
Beberapa spesies ikan kakatua bisa menyebabkan keracunan ciguatera, akibat toksin yang berasal dari ganggang beracun yang dimakan oleh ikan kecil dan naik ke rantai makanan.
Ikan Duri Singa (Lionfish)
Berasal dari perairan Indo-Pasifik, ikan ini memiliki duri panjang beracun di siripnya. Racunnya tidak mematikan, tapi bisa menyebabkan nyeri intens, pusing, hingga gangguan pernapasan.
Baca Juga : Lima Makanan Khas Kota Pontianak yang Menggugah Selera
Ikan Buntal (Pufferfish / Fugu)
Meski tampak lucu dan eksotis, ikan buntal mengandung racun tetrodotoxin yang sangat mematikan. Racun ini terdapat di hati, ovarium, dan kulitnya, dan tidak hilang meski dimasak. Hanya koki bersertifikat khusus yang boleh mengolah ikan ini, terutama di Jepang.
Ikan Belukang (Catfish Laut / Sea Catfish)
Meskipun sering dikonsumsi, ikan belukang memiliki patil atau duri beracun di dekat kepalanya. Jika terkena tusukan, bisa menyebabkan infeksi dan pembengkakan serius.
Ikan Kepala Batu (Stonefish)
Ikan ini menyamar di dasar laut dan memiliki duri beracun yang sangat berbahaya. Jika tertusuk, racunnya bisa menyebabkan nyeri hebat, pembengkakan, hingga kelumpuhan. Kasus parah bisa berujung fatal jika tak segera ditangani.
Baca Juga : Manfaat Kesehatan yang Luar Biasa Jika Mengonsumsi Gurita
Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), penting bagi nelayan dan masyarakat pesisir untuk mengenali jenis ikan beracun ini, terlebih saat musim tangkap.
Pemerintah juga mengimbau agar tidak mengonsumsi bagian organ dalam ikan yang berpotensi menyimpan racun, terutama dari ikan-ikan berisiko tinggi. ***












