INKANAS Kalbar Gelar Ujian DAN Zona 3, Wagub Krisantus Bidik Prestasi Kejurnas

Ratusan Karateka Kalbar dan DKI Jakarta Ikuti Ujian DAN INKANAS di Pontianak.

BERKABAR.CO.ID – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan secara resmi membuka Gashuku dan Ujian DAN Regional Zona 3 Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) 2026 di Stadion Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) pada Kamis 20 Agustus 2026.

Kegiatan ini mempertemukan ratusan karateka dari Kalimantan Barat dan DKI Jakarta.

Ketua Dewan Guru PB INKANAS, Koordinator Dewan Guru Zona 3, jajaran Pengurus FORKI Pusat dan Daerah, serta para pelatih turut mendampingi ratusan karateka peserta selama kegiatan berlangsung.

Krisantus yang juga menjabat Ketua Umum Pengda INKANAS Kalbar menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya agenda pembinaan olahraga bela diri tersebut. Ia menekankan pentingnya pembentukan karakter seorang karateka melalui proses ujian kenaikan tingkat.

“Gashuku dan Ujian DAN bukan sekadar kegiatan untuk mengukur kemampuan teknik karate. Lebih dari itu, kita menguji sejauh mana seorang karateka menjaga disiplin, ketekunan, pengendalian diri, keberanian, tanggung jawab, serta konsistensi dalam menjalani prosesnya,” ujar Krisantus.

Ia menegaskan bahwa seorang karateka sejati harus mampu mengendalikan diri saat menghadapi kemenangan maupun kegagalan. Menurutnya, semakin tinggi tingkatan sabuk yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab moral yang harus dipikul karateka tersebut.

“Nilai-nilai ini sangat relevan dengan upaya pembangunan sumber daya manusia saat ini, terlebih bagi para generasi muda,” jelasnya.

Krisantus menilai pembinaan olahraga karate membentuk sumber daya manusia Kalbar yang tangguh, disiplin, berintegritas, dan berdaya saing. Ia menjelaskan bahwa olahraga mengajarkan prestasi lahir dari proses latihan yang panjang, kerja keras, dan kemauan untuk memperbaiki diri.

“Kita ingin anak-anak muda di Kalimantan Barat tumbuh menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat secara mental, unggul dalam kompetisi, dan memiliki karakter yang baik. Prestasi tidak lahir secara instan. Prestasi membutuhkan latihan panjang, disiplin, evaluasi, dan keberanian menghadapi tantangan,” tambahnya.

Sebagai praktisi karate sejak masa sekolah, Krisantus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembinaan INKANAS Kalbar. Ia menuntut setiap peserta menunjukkan kualitas teknik dan mental yang sesuai dengan tingkatan sabuknya.

“Saya ingin kalian berkualitas. Jangan hanya bergaya setelah menyandang sabuk. Sabuk cokelat jangan kualitasnya seperti kuning atau putih. Kalian harus menunjukkan bentuk tendangan dan pukulan yang baik. Sabuk cokelat harus bersinar, maka kualitas kalian juga harus bersinar. Jadilah DAN 1 atau sabuk hitam yang berbeda, yang bisa diandalkan, serta kuat secara fisik maupun teknik,” tegasnya.

Krisantus mengungkapkan bahwa INKANAS Kalbar mempersiapkan para karateka terbaik untuk menghadapi Kejurnas pada Oktober 2026 mendatang.

Selain itu, Pemprov Kalbar bersama INKANAS merencanakan kejuaraan karate tingkat pelajar se-Pulau Kalimantan. Mereka menargetkan agenda tersebut menjaring bibit-bibit atlet potensial.

“Dengan memohon berkah dari Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, Gashuku dan Ujian DAN Zona 3 Kalimantan dan DKI Jakarta Tahun 2026 dengan resmi saya nyatakan dimulai. Ikuti latihan dan ujian dengan penuh percaya diri. Terima setiap hasil sebagai bagian dari proses untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya.***