BERKABAR.CO.ID – Program Kooperasi Merah Putih digerakkan sebagai langkah strategis untuk mentransformasi desa-desa di Kalimantan Barat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Gubernur Kalbar, Ria Norsan, menyebut koperasi ini bukan sekadar tempat simpan pinjam, melainkan infrastruktur kunci untuk memperkuat ketahanan pangan dan memperluas layanan dasar bagi masyarakat desa.
Ia menyampaikan hal ini dalam kegiatan sosialisasi program koperasi di Aula Pendopo Gubernur, pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Norsan menyampaikan bahwa sebanyak 2.143 koperasi berbadan hukum resmi telah terbentuk di desa dan kelurahan se-Kalbar. Ia menyebut program ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mempercepat pemerataan pembangunan dari tingkat paling bawah.
Baca Juga : Menteri Koperasi Sambut Joesley Batista: Jalin Kemitraan Strategis untuk Perkuat Koperasi Indonesia
“Ini bukan rencana. Ini sudah jalan. Tinggal menunggu operasional di lapangan,” kata Norsan.
Ia mengakui adanya resistensi awal dari kepala desa, namun menegaskan bahwa program ini didesain aman dan profesional. Setiap koperasi akan didampingi oleh dua tenaga ahli di bidang manajemen dan keuangan.
“Kepala desa tidak perlu khawatir. Pendamping sudah disiapkan. Tinggal bagaimana perangkat desa bisa menggerakkan koperasi ini secara maksimal,” tambahnya.
Selain itu, koperasi juga disiapkan menjadi pusat layanan distribusi pangan, apotek desa, hingga unit kesehatan masyarakat. Pemerintah Provinsi menargetkan koperasi menjadi simpul ekonomi lokal sekaligus pilar pelaksanaan program nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga : 80 Ribu Koperasi Merah Putih se Indonesia Sudah Terbentuk
“Kita ingin hasil panen langsung dibeli Bulog dengan harga layak, padi surplus, harga pangan stabil, dan pupuk tersedia,” tambah Norsan.
Ia juga mengajak seluruh kepala desa untuk tidak menyia-nyiakan momentum besar ini. Menurutnya, Kooperasi Merah Putih adalah peluang nyata untuk membangun desa dari desa, bukan sekadar proyek musiman.
“Sudah saatnya kita ubah cara kerja. Program ini konkret. Jika desa kuat, Kalbar akan kuat,” tutupnya. *** REH












