Empat Pilar Kebangsaan Jadi Bekal Penting Bagi Mahasiswa

Foto bersama pada kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Hadari Nawawi UPGRI Pontianak, Senin 28 Juli 2025

BERKABAR.CO.ID – Rektor Universitas PGRI (UPGRI) Pontianak, Muhamad Firdaus mengapresiasi pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula Hadari Nawawi UPGRI Pontianak, Senin, 28 Juli 2025.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Anggota DPD RI asal Kalimantan Barat, Syarif Melvin Alkadrie, ini dinilai inspiratif dan sangat relevan dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan mahasiswa.

“Kita sudah terbiasa hidup berdampingan dalam keberagaman suku, ras, agama dan budaya. Melalui kegiatan ini menjadi kekuatan mahasiswa dalam merawat kerukunan Kalimantan Barat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Firdaus juga menekankan pentingnya pemahaman sejarah daerah, khususnya Kalimantan Barat.

Baca Juga : Syarif Melvin Ajak Mahasiswa Rawat Kerukunan Daerah

Ia menyebut peran besar Sultan Hamid II dari Keraton Kadriah Pontianak sebagai salah satu tokoh kunci dalam perancangan lambang negara, Garuda Pancasila.

“Kami akan terus mendorong agar Sultan Hamid II diakui sebagai pahlawan nasional. Sosok beliau merupakan kebanggaan masyarakat Kalbar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Firdaus menegaskan urgensi pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.

Menurutnya, karakter itu dasar dari segalanya.

“Nilai-nilai ini telah diintegrasikan dalam pendidikan karakter di lingkungan kampus. Dimulai dari religiusitas, karena setiap orang memiliki hak dan kebebasan beragama. Tapi religius saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kejujuran,” jelasnya.

Baca Juga : Sultan Melvin Ajak Mahasiswa Kawal Demokrasi dan Nilai Kebangsaan

Ia juga menyoroti pentingnya toleransi dalam kehidupan berbangsa, mengingat Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman suku, agama, dan budaya.

Dengan memahami dan menghargai perbedaan, kita bisa memperkuat persatuan. Ia juga turut menekankan pentingnya nilai-nilai lain dalam berbangsa dan bernegara.

Baik itu demokrasi, kerja keras, rasa ingin tahu, cinta tanah air, semangat kebangsaan, kerja sama, kegemaran membaca, kepedulian lingkungan dan tanggung jawab.

Menurutnya, mahasiswa harus siap menghadapi berbagai tantangan dan terus berkembang.

“Mahasiswa harus jadi pribadi tangguh yang mampu beradaptasi, di manapun berada. Kalian adalah agen perubahan,” tegasnya.

Baca Juga : Kemenag dan BSI Hadirkan Program Perumahan Bersubsidi untuk Guru Madrasah, Dorong Kesejahteraan dan Keterlibatan dalam Kampanye Imunisasi

Di akhir acara, Firdaus berharap kegiatan ini tak berhenti sebagai seremoni semata, melainkan menjadi pemicu nyata perubahan sikap dan pola pikir mahasiswa.

Ia bahkan mendorong mahasiswa UPGRI Pontianak untuk meneladani perjuangan Syarif Melvin Alkadrie sebagai Anggota DPD RI, bahkan melampaui pencapaian tokoh tersebut.

“Saya optimistis, sepuluh tahun ke depan banyak lulusan dari kampus ini yang akan menjadi pemimpin bangsa. Saya ingin yang terbaik untuk kita semua,” pungkasnya. *** Zul