DPD Patri Kalbar Selaraskan Program Nasional dan Daerah

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Anak Transmigrasi Indonesia (PATRI) Kalimantan Barat, Arifin Noor Aziz saat ditemui di Hotel Dangau Kubu Raya, Sabtu (21/6) sore.

BERKABAR.CO.ID – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Anak Transmigrasi Indonesia (PATRI) Kalimantan Barat, Arifin Noor Aziz menyatakan pihaknya akan menyelaraskan berbagai program organisasi dengan kebijakan dan program dari Kementerian Transmigrasi.

Hal tersebut ia sampaikan dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi ke Kalimantan Barat di Hotel Dangau Kubu Raya pada Sabtu (21/6) sore.

“Penyesuaian ini akan mencakup seluruh aspek sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi,” ucapnya.

Baca juga: Wamentrans Janji Tuntaskan Masalah Lahan Transmigran di Kalbar

Arifin menegaskan PATRI Kalbar telah menetapkan rencana kerja untuk periode 2025–2030.

Rencana ini akan mencakup bidang pendidikan, infrastruktur, kesehatan, ekonomi, sosial, dan budaya.

“Dalam waktu dekat, kami akan bahas secara mendalam rancangan program ini. Pendekatannya akan kami sesuaikan dengan pola-pola modern,” ujarnya

Menurutnya, arah kebijakan tersebut akan sejalan dengan visi Presiden Prabowo, khususnya dalam penguatan sektor pertanian sebagai fondasi peradaban baru di wilayah transmigrasi.

Arifin juga menyoroti sejumlah persoalan yang masih belum terselesaikan di Kalimantan Barat, seperti legalitas lahan, kesenjangan sosial ekonomi, serta aksesibilitas masyarakat transmigrasi.

“Fokus utama kami adalah memastikan masyarakat transmigrasi dapat bersinergi dengan masyarakat lokal, menciptakan rasa aman, dan mendukung kemajuan kawasan,” jelasnya.

Baca juga: Menteri P2MI: Jalur Tikus di Kalbar Jadi Pintu Utama Pekerja Migran Ilegal

Dalam pertemuan dengan Wamentrans, pihaknya juga menyampaikan harapan agar Kementerian Transmigrasi dapat merumuskan pola transmigrasi modern yang responsif terhadap kebutuhan zaman.

Salah satu konsep yang tengah dikembangkan adalah Transmigrasi Patriot, yang bertujuan melibatkan generasi muda dalam proses transmigrasi.

“Kami berharap program ini berjalan baik, mampu mengubah cara pandang masyarakat, serta memunculkan inovasi baru dalam sistem transmigrasi di Indonesia,” tutup Arifin. (Zul)