Pelajar Asal Ketapang Cristian Omang Menang TKO dari Petinju Jakarta

Cristian Omang More pelajar asal Kabupaten Ketapang peraih sabuk juara di event Byson bersama pelatih Damianus Yordan.

BERKABAR.CO.ID – Cristian Omang More pelajar asal Kabupaten Ketapang meraih sabuk juara di event BySon usai mengalahkan petinju tuan rumah asal DKI Jakarta, Arasya, di Gedung Mantra PIK 2, Jakarta Utara, pada Sabtu 6 Juni 2026 malam.

Siswa kelas dua SMA Negeri 1 Simpang Dua, Kabupaten Ketapang ini menang TKO pada menit ketiga ronde pertama. Pukulan cepat, keras dan terarah, mengarah ke rusuk dan kepala lawannya. Akibat sejumlah pukulan itu, Arasya tersungkur ke kanvas dan tidak mampu melanjutkan pertarungan.

Keberhasilan Cris, petinju berusia 17 tahun ini memperpanjang catatan emas sasana tinju di bawah asuhan pelatih, Damianus Yordan. Sebelumnya, pada 28 Mei 2026 lalu, rekan satu sasananya, Brendisi Ballo, juga meraih kemenangan di ajang Jakarta Boxing League 2026.

Baca juga: Dua Petinju Kalbar Raih Medali di Kejurnas Jakarta

Di balik ketangguhannya di atas ring, Cris menyimpan kisah hidup yang menyentuh. Ia bertarung dengan motivasi berlipat ganda karena kehadiran sang Boxing Senator, Daud Yordan, yang memberikan dukungan moril langsung dari sisi ring.

“Saya sangat termotivasi malam ini karena Om Daud Yordan menyaksikan saya berlaga langsung di sisi ring. Saya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan yang melalui Om Daud, Om Dami, serta keluarga besarnya telah mendukung dan memberi kesempatan kepada saya untuk bisa sampai di sini,” ujarnya.

Sambil menyeka air mata merindukan mendiang kedua orang tuanya, Cris melepaskan emosinya seusai laga.Ia mengaku beruntung telah mendapatkan pelatihan yang disiplin dari pelatih Damianus Yordan.

“Saya tak mampu jika hanya mengandalkan diri sendiri, saya tidak akan bisa. Saya ini hanya seorang anak yatim piatu, sejak usia 3 tahun saya sudah tidak memiliki orang tua lagi,” ungkap Cris tegar.

Baca juga: Daud Yordan Tegaskan Kalbar Siap Jadi Tuan Rumah PON 2032

Cris menceritakan bagaimana ia dididik dengan disiplin keras oleh Damianus Yordan sejak bangku Sekolah Dasar (SD), baik di Daud Boxing Club Kayong Utara maupun di Matan BC Ketapang. Meniru kedisiplinan Daud Yordan adalah impian terbesarnya. Ke depan, Cris menargetkan diri untuk bisa mengenakan sarung tinju demi membela Kalimantan Barat di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

Melihat potensi besar anak asuhnya, Damianus Yordan yang juga menjabat sebagai Kabid Binpres KONI Kalbar menegaskan bahwa ini barulah awal dari perjalanan panjang.

“Cris harus mencontoh disiplin Boxing Senator jika ingin meraih juara dunia. Melalui kepromotoran Daud Promotion, ke depan saya yakin bisa mengantarkan Cris dan kawan-kawan merebut juara untuk Kalbar dan Indonesia,” tegas Damianus.

Baca juga:Dua Petinju Daud Boxing Club Harumkan Nama Kalbar di Ajang Tarkam III Ponorogo

Apresiasi tinggi juga datang dari Sonny, promotor event BySon. Kesuksesan Cris memicu semangatnya untuk berkolaborasi lebih jauh dengan Daud Yordan demi memajukan tinju nasional, baik di jalur amatir maupun profesional. Menariknya, Sonny menaruh perhatian khusus pada Kalbar karena kedekatan emosionalnya.

“Istri saya asli Singkawang, jadi ke depan kami ingin mengadakan event tinju di Singkawang. Mudah-mudahan Ibu Wali Kota berkenan menyambut dan membantu program yang kami tawarkan. Kami ingin mengadakan event tinju untuk mengurangi dampak kenakalan remaja, sekaligus mengajak anak muda di Singkawang menjadi lebih produktif,” tutup Sonny penuh semangat.***