BERKABAR.CO.ID – Serangan bersenjata mengguncang Nigeria bagian selatan pada Jumat 5 September 2025. Delapan anggota pasukan keamanan tewas dan sejumlah pekerja asing asal China diculik dalam insiden berdarah yang terjadi di negara bagian Edo.
Menurut laporan, kelompok bersenjata menyerang konvoi kendaraan yang membawa personel Nigeria Security and Civil Defence Corps (NSCDC) bersama beberapa warga negara China yang bekerja untuk perusahaan semen lokal BUA Cement.
Akibat serangan itu, delapan petugas NSCDC tewas di tempat, sementara empat lainnya mengalami luka-luka.
Juru bicara NSCDC, Afolabi Babawale, menyatakan bahwa empat pekerja asal China sempat diculik dalam serangan tersebut.
Baca Juga : Jelang Pertemuan Trump–Putin di Alaska, Benarkah Peta Ukraina Akan Berubah Lagi?
Namun, berkat operasi penyelamatan, mereka berhasil dibebaskan. Meski demikian, satu orang pekerja asing masih dinyatakan hilang hingga kini.
Nigeria terus berhadapan dengan aksi kelompok bersenjata dan geng penculik yang kerap beroperasi di berbagai wilayah, termasuk di bagian selatan seperti Edo.
Para pelaku biasanya menyasar warga sipil maupun pekerja asing untuk dimintai uang tebusan, tak jarang dengan cara-cara kekerasan ekstrem.
Baca Juga : China Berikan Dukungan Logistik dan Intelijen Untuk Pakistan
Insiden terbaru ini kembali menyoroti masalah keamanan serius di Nigeria, khususnya di kawasan industri dan proyek-proyek besar yang melibatkan tenaga kerja asing.
Serangan terhadap pekerja dan aparat keamanan memperlihatkan rapuhnya sistem pengamanan di wilayah dengan kepentingan ekonomi strategis. ***












