BERKABAR.CO.ID – Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengecam keras serangan Israel yang menewaskan dr. Marwan Al-Sultan, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza, bersama istri dan anak-anaknya.
Eddy Soeparno menyebut tindakan itu sebagai pelanggaran berat hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia.
“Fasilitas medis dan tenaga kesehatan harus dilindungi menurut hukum internasional. Serangan terhadap Rumah Sakit Indonesia di Gaza tidak bisa dibenarkan dalam situasi apa pun,” kata Eddy.
Menurutnya, dr. Marwan adalah sosok pemberani yang bertahan merawat korban di garis depan konflik. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi Palestina dan Indonesia.
Baca Juga : Masyarakat Diminta Waspada Munculnya Gerakan Pro Zionis di Indonesia
“Beliau memilih tetap di Gaza sebagai pelayan kesehatan terakhir. Ini bukan hanya tragedi kemanusiaan, tapi penghinaan terhadap nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Eddy mengajak dunia untuk menghentikan agresi Israel dan meminta pertanggungjawaban atas pelanggaran yang terjadi.
Ia menegaskan dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina adalah amanat konstitusi yang harus dijaga.
“Pembelaan terhadap Palestina bukan sekadar politik luar negeri, tapi kewajiban konstitusi. Perjuangan Indonesia akan terus berlanjut selama penjajahan masih ada,” tegasnya.
Baca Juga : Ini Jumlah Korban Agresi Israel Terhadap Palestina Sejak Oktober 2023 Hingga Sekarang
Eddy juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus menunjukkan solidaritas melalui bantuan, doa, dan dukungan politik internasional.
“Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina hingga mereka merdeka,” tutupnya. ***












