BERKABAR.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menyoroti pernyataan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus, yang mengkritik program Keluarga Berencana (KB). Ia meminta dinas terkait segera merespons isu ini secara serius agar tidak berdampak pada kelangsungan dan efektivitas program KB di Kalbar.
“Saya melihat kritikan Wagub terhadap program KB harus ditanggapi dengan cepat. Banyak program KB yang sebenarnya bermanfaat bagi masyarakat. Namun, saya tidak melihat adanya upaya dari dinas terkait untuk meredam polemik ini. Jika tidak ada titik temu, program KB di Kalbar bisa terhambat,” ujar Bebby, Senin (16/6).
Menurutnya, dinas terkait perlu menjelaskan secara terbuka capaian program KB di Kota Pontianak dan Kalbar secara umum. Ia menekankan bahwa program KB tidak hanya soal slogan “dua anak lebih baik”, tetapi juga mencakup penguatan ketahanan keluarga.
“Ini seharusnya disampaikan kepada Wagub, jangan sampai terkesan ada hambatan komunikasi. Kalau terus dibiarkan, bisa berdampak negatif bahkan menjadi sorotan nasional,” tegasnya.
Bebby menilai bahwa komunikasi dan koordinasi merupakan kunci penting dalam penyelesaian persoalan ini. Dengan komunikasi yang baik, setiap program pemerintah akan lebih mudah mencapai target. Sebaliknya, komunikasi yang buruk akan membuat program berjalan stagnan dan kehilangan arah.
“Kalau komunikasi lemah, sudah pasti akan berdampak pada pencapaian program. Dan itu akan sangat disayangkan,” pungkasnya. (Mrd)












