BERKABAR.CO.ID – Obat mata merupakan sediaan steril berupa larutan atau salep yang mengandung bahan aktif untuk mata. Penggunaan obat mata yang benar sangat penting, karena kesalahan bisa membahayakan mata.
Hal ini disampaikan oleh Trianisa Feby, S Farm saat memberikan penyuluhan tentang cara mengenali sediaan obat mata sebelum digunakan kepada 21 pengunjung, di RSUD SSMA Kota Pontianak, Rabu (15/1).
Menurut Trianisa, obat mata umumnya berfungsi untuk mengatasi mata merah, rasa pedih akibat iritasi ringan, mengatasi mata kering, serta mengobati infeksi mata akibat bakteri, virus, atau kuman.
“ada beberapa jenis sediaan obat mata yang beredar, seperti larutan atau suspensi (obat tetes mata), setengah padat (salep mata), dan cairan (pencuci mata),” jelasnya.
Ia juga menjelaskan cara menggunakan tetes mata yang benar, yaitu dengan mencuci tangan, memeriksa ujung botol, condongkan kepala, tarik kelopak bawah mata, teteskan obat sesuai dosis, tutup mata selama 2-3 menit, lalu tutup rapat botol tetes mata.
”Sedangkan penggunaan sediaan obat mata hampir sama dengan tetes mata. Oleskan salep sekitar 1 cm ke kantung mata, kedipkan mata perlahan, tutup mata selama 1-2 menit, dan hindari menggosok mata setelah pengobatan,” ungkapnya.
Simpan obat mata di tempat sejuk atau suhu ruangan, jauhkan dari sinar matahari, jauhkan dari jangkauan anak-anak, dan buang obat setelah empat minggu dibuka.
Trianisa berpesan, Jaga kesehatan mata dengan rutin memeriksa mata, makan makanan bergizi, hindari penggunaan gadget, paparan sinar ultraviolet, serta olahraga rutin, dan jangan menggosok mata dengan tangan kotor. (Sam)












