BERKABAR.CO.ID – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, secara langsung menyerahkan bantuan sosial dan tanggap darurat bencana alam kepada sejumlah warga Kabupaten Landak yang terdampak musibah, di Kantor Bupati Landak pada Rabu 22 Juli 2026.
Bantuan ini membuktikan kepedulian dan kehadiran Pemkab Landak di tengah masyarakat yang menghadapi masa sulit.
Bupati Karolin berdialog langsung dengan warga penerima bantuan. Ia menegaskan bahwa pemerintah memfokuskan bantuan ini bagi masyarakat kurang mampu agar mereka merasa terbantu menghadapi musibah.
“Hari ini kita menyerahkan bantuan sosial kepada bapak, ibu, rekan-rekan, dan saudara kita yang tertimpa musibah yang beragam. Ada yang bencana alam, ada yang kecelakaan. Bagi masyarakat yang tidak mampu,” ucap Karolin usai menyerahkan bantuan.
Karolin juga menyampaikan duka citanya atas rentetan musibah yang menimpa warganya akhir-akhir ini.
“Kami menyampaikan keprihatinan terhadap musibah yang mereka alami, dan kita membantu sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tuturnya.
Baca juga: Musorkab VI KONI Landak Fokus Cetak Atlet Lokal Berprestasi
Data penyaluran Tahap 1 Tahun 2026 mencatat, Pemkab Landak telah memberikan bantuan kepada sembilan warga pada periode ini.
Pemerintah daerah menyalurkan bantuan tersebut untuk mengatasi berbagai musibah dan kebutuhan sosial. Pemkab Landak memberikan bantuan kepada empat korban bencana kebakaran, satu korban musibah puting beliung, dan satu korban bencana tanah longsor.
Selain itu, pemerintah Landak membantu seorang warga yang membutuhkan biaya perawatan dan pengobatan. Serta menyediakan kaki palsu bagi dua warga lainnya sebagai alat bantu fisik.
Lebih lanjut, Karolin menjelaskan, pemerintah mengambil anggaran untuk memenuhi kebutuhan sosial dan kebencanaan ini dari pos dana cadangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pemerintah mengambil langkah ini karena musibah dan bencana merupakan kejadian luar biasa yang tidak bisa diprediksi.
“Kita menggunakan dana cadangan untuk bantuan sosial, karena memang ini semua kan tidak dapat direncanakan,” jelas Karolin.
Baca juga: Bupati Karolin Sebut PT Wilmar dan PT Djarum Tak Miliki Izin HGU di Landak
Meski pemerintah daerah hanya memiliki dana cadangan yang terbatas, Bupati Karolin memastikan pihaknya terus merespons cepat keluhan masyarakat.
“Ada pos anggaran dana cadangan untuk bencana dan musibah, walaupun jumlahnya tidak banyak dan sangat terbatas, tapi kami tetap berupaya agar bisa memberikan bantuan kepada masyarakat kita yang mengalami musibah. Mudah-mudahan bermanfaat,” pungkasnya.***












