Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Perajin dan UMKM: Dorong Ekspor Produk Kerajinan Indonesia

Ilustrasi Produk UMKM

BERKABAR.CO.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi kepada para perajin lokal Indonesia yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam melestarikan budaya dan meningkatkan perekonomian daerah.

“Saya tidak bisa mengatakan apa-apa lagi selain mengucapkan terima kasih yang sangat luar biasa. Saya yakin semua yang hadir dari seluruh Indonesia merasa senang dengan kelancaran kegiatan ini,” ujar Tito dalam acara peringatan HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kalimantan Timur.

Peran Strategis Dekranas dan UMKM

Tito menekankan bahwa keberadaan Dekranas tidak hanya memperkuat sektor kerajinan, tetapi juga menjadi pilar penting dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ia menyebut sektor UMKM terbukti tangguh saat masa krisis, terutama saat pandemi COVID-19, sebagaimana yang terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta, di mana ekonomi daerah tetap stabil berkat aktivitas UMKM.

Baca Juga : Ria Norsan Harap Menteri UMKM Prioritaskan Kalbar

“UMKM terbukti menjadi tulang punggung ekonomi saat pandemi. Ini memperlihatkan betapa vitalnya sektor ini,” tambahnya.

Dekranas juga dinilai berperan dalam mendukung rantai produksi kerajinan lokal, membuka lapangan kerja, dan memperluas akses pasar nasional hingga global.

Potensi Ekspor Kerajinan Indonesia Masih Besar

Berdasarkan data Zion Market Research (10 Juli 2025), nilai pasar seni dan kerajinan global pada tahun 2024 mencapai Rp359 triliun, yang menunjukkan adanya peluang ekspor besar bagi produk kerajinan Indonesia.

Meskipun produk Indonesia dikenal karena keanekaragamannya, Tito menyampaikan bahwa posisi Indonesia dalam pasar global perlu terus diperkuat.

Baca Juga : Maman Abdurrahman Siap Fasilitasi Pengembangan UMKM di Kalbar

“Ini tantangan besar bagi kita. Market-nya ada. Indonesia dikenal sangat beragam. Tapi kita belum masuk dalam 10 besar negara eksportir kerajinan dunia,” tegasnya.

Daerah Potensial untuk Industri Kerajinan

Tito juga menyebutkan beberapa daerah yang memiliki potensi besar dalam industri kerajinan, antara lain:

  • Jawa Timur
  • Bali
  • Yogyakarta
  • Jawa Tengah
  • Sumatera Utara
  • Riau
  • Sulawesi Utara
  • Papua

Ia mendorong agar pemerintah daerah terus mengembangkan industri kerajinan lokal agar mampu bersaing di pasar internasional, serta menyesuaikan produk dengan tren dan kebutuhan global.

Baca Juga : Produk UMKM Pontianak Tarik Antusiasme Pengunjung di Indonesia City Exportir Surabaya

Apresiasi untuk Kalimantan Timur dan Kota Balikpapan

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, serta Pemerintah Kota Balikpapan dan Samarinda atas keberhasilan mereka dalam menyelenggarakan rangkaian acara nasional HUT Dekranas secara sukses dan meriah.

“Terima kasih kepada panitia yang telah bekerja keras. Tidak mudah menggelar kegiatan nasional seperti ini. Banyak yang pulang dengan kesan positif,” kata Tito. ***