Tiga Santriwati Jadi Korban Pelecehan Seksual Pimpinan Lembaga Pendidikan di Kubu Raya

Ilustrasi Cabul

BERKABAR.CO.ID – Sebanyak tiga orang santriwati menjadi korban pelecehan seksual pimpinan lembaga pendidikan di Kubu Raya.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade mengatakan saat ini pelaku sudah ditangkap, pelaku diamankan pada 13 Juni 2025 lalu.

“Memang benar saat ini kami sedang menangani satu perkara pencabulan di salah satu Lembaga Pendidikan Islam di Kubu Raya dan saat ini pelaku sudah kita amankan dan sudah kita tahan,” ucapnya pada Jum’at (20/6).

Baca juga: Tak Terima Diputuskan, Mahasiswi Asal Kendawangan Dianiaya Sang Mantan Hingga Babak Belur

Ade menuturkan ketiga anak perempuan yang menjadi korban masih di bawah umur. Ayah salah satu korban sudah melapor ke Polres Kubu Raya.

“Ayah korban membuat laporan di Polres Kubu Raya pada 5 Juni 2025, sehari sebelum Hari Raya Iduladha,”ujarnya.

Saat ini, Polres Kubu Raya masih mendalami kasus dan telah masuk dalam proses penyidikan.

Baca juga: IBCA MMA Kalbar Harap Polisi Transparan dan Cepat Tangani Kasus Event Begasak 2

Akibat kesehatan yang belum pulih, pelaku kini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan proses penyembuhan masih terus berlangsung.

Ia memastikan pihaknya akan berkomitmen dalam penyelesaian kasus pelecehan seksual ini. Menurutnya, kasus ini selalu menjadi atensi atau prioritas yang harus diselesaikan oleh Polres Kubu Raya.

“Yang pasti komitmen Kubu Raya selalu mengantensi menjadikan kasus pencabulan itu prioritas di Kubu Raya,” tegasnya. (Zul)