BERKABAR.CO.ID – Polres Singkawang bekerja sama dengan Tim Biddokkes Polda Kalimantan Barat melakukan pembongkaran makam dan autopsi terhadap jenazah Rafa Fauzan, balita berusia 1 tahun 11 bulan, pada Jumat (20/6).
Proses tersebut berlangsung di area pemakaman Masjid Jami’ At-Taqwa, Sekip Lama, Kecamatan Singkawang Tengah, Kota Singkawang.
Kasat Reskrim Polres Singkawang, AKP Deddi Sitepu mengatakan tindakan autopsi dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban.
“Autopsi ini kami lakukan atas dasar permintaan keluarga melalui kuasa hukum mereka. Surat permohonan telah kami terima dan kami tindak lanjuti sesuai prosedur yang berlaku,”ucapnya pada Jum’at (20/6).
Baca juga: Terduga Pelaku Pembunuhan Bocah 1 Tahun 11 Bulan di Kota Singkawang Berhasil Ditangkap
Menurut Deddi, pihaknya belum dapat memastikan secara akurat kapan waktu kematian korban.
Namun, dari keterangan awal tim medis, diperkirakan korban sudah meninggal hampir kurang lebih satu minggu.
“Hasil resmi autopsi masih kami tunggu untuk memastikan berbagai kemungkinan penyebab kematian,” ungkapnya.
Dalam pemeriksaan awal secara luar (visum), menurutnya, ditemukan sejumlah tanda mencurigakan.
Di antaranya, terdapat bekas luka pada wajah korban serta kondisi tangan yang menunjukkan indikasi tidak wajar.
Baca juga: Tambang Emas Ilegal Kembali Memakan Korban, Seorang Pekerja di Singkawang Timur Tewas
Sementara itu, pengakuan awal dari tersangka menyebutkan bahwa korban hanya dibekap atau ditutup mulut serta hidungnya dengan tangan.
Namun, temuan dari visum luar menunjukkan kejanggalan yang tidak sesuai dengan pengakuan tersebut.
“Karena itu, kami berharap melalui otopsi ini dapat terungkap secara jelas apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus kematian balita ini,” tegas AKP Deddi Sitepu.
Kasus ini kini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, mengingat adanya dugaan kekerasan dan unsur kelalaian yang mungkin menjadi penyebab utama kematian korban.
Baca juga: Oknum Anggota DPRD Singkawang Divonis 12 Tahun Penjara Terkait Kasus Persetubuhan Anak
Diberitakan sebelumnya, seorang anak laki-laki bernama Rafa Fauzan berusia 1 tahun 11 bulan dikabarkan hilang, sekitar pukul 11.30 Wib pada Selasa (10/6).
Saat itu, korban tengah berada di rumah pengasuhnya, seorang perempuan bernama Riska.
Rafa dititipkan orang tuanya, Rasiwan dan Hazni Fatziah, warga Jalan RA Kartini Gang Kapas, Kelurahan Sekip Lama, Kecamatan Singkawang Tengah.
Kemudian, Rafa Fauzan berhasil ditemukan dengan kondisi meninggal dunia di depan pintu Masjid Jami Husnul Khatimah, Jalan Veteran, Kelurahan Roban, Singkawang Tengah, Kota Singkawang pada Jumat (13/6) dini hari.(Zul)












