AMSI Kalbar Dorong Kolaborasi di Era Digital

Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus bersama Pemateri dalam pembukaan Konferwil AMSI III di Harris Hotel Pontianak

BERKABAR.CO.ID – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Barat mendorong terwujudnya kolaborasi strategis antara media, pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha guna memperkuat ekosistem media digital yang berkualitas.

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Umum AMSI Nasional, Upi Asmarawardhana, dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) III AMSI Kalbar 2025 yang digelar pada Rabu pagi, 11 Juni 2025 di Hotel Haris Pontianak.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus, dan turut dihadiri oleh Plt Ketua AMSI Kalbar, Muhlis Suhaeri, serta anggota AMSI dari berbagai media daring di Kalimantan Barat.

Dalam sambutannya, Upi mengajak AMSI Kalbar untuk lebih aktif menjalin kemitraan dengan kalangan kampus sebagai langkah konkret memperkuat media yang adaptif dan berintegritas di tengah tantangan era digital.

Baca Juga : Bareskrim Mabes Polri Seldidiki Sejumlah Grup Media Sosial

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi tiga pilar yaitu, media, akademisi, dan pelaku usaha dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat dan bisnis media yang berkelanjutan.

“Media tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk menjaga kualitas informasi dan keberlangsungan industri media di era digital,” kata Upi.

Konferwil III AMSI Kalbar 2025 mengusung tema “Kolaborasi Membangun Media Massa yang Berkualitas dan Bisnis Berkelanjutan di Era Digital”.

Tema ini mencerminkan semangat AMSI untuk terus berinovasi dalam menyajikan informasi yang lebih akurat, terpercaya, dan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

Wakil Gubernur Kalbar, Krisantus, dalam sambutannya menyambut baik inisiatif AMSI Kalbar. Ia berharap keberadaan media digital di Kalimantan Barat mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.

Baca Juga : HMI Cabang Pontianak Gelar Intermediate Training dan Latihan Khusus Kohati Tingkat Nasional 2025

Ia juga menyoroti pentingnya peran media dalam mengawal isu-isu strategis daerah, termasuk sektor perkebunan dan pertambangan.

“Perusahaan sawit dan tambang harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan hanya korporasi. Di sinilah media berperan untuk mendorong transparansi dan menyuarakan kepentingan publik,” tegasnya.

Selain agenda organisasi, Konferwil juga menghadirkan sesi diskusi terkait isu-isu strategis daerah. Dua pembicara turut hadir dalam forum tersebut, yakni Dr. Rosadi, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura (UNTAN), dan Syarif Kamaruzaman, Kepala Dinas Perdagangan dan Energi Kalbar.

Baca Juga : Kecelakaan Beruntun di Sambas, Dua Pengendara Meninggal Dunia

Konferwil III ini menjadi momentum penting bagi AMSI Kalbar dalam memperkuat posisinya sebagai pilar media digital yang profesional, independen, dan berorientasi pada kepentingan publik di tengah derasnya arus informasi. ***