GMNI Kalbar Salurkan Air Bersih Bagi Warga yang Terdampak El Nino dan Karhutla

Tanggap Dampak Karhutla dan El Nino, Mahasiswa Distribusikan Air Bersih dan Layak Minum bagi Warga.

BERKABAR.CO.ID – DPD GMNI Kalimantan Barat menggandeng Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat dan Pemerintah Provinsi untuk menggelar aksi kemanusiaan. Mereka membagikan air bersih dan layak minum kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai respons nyata terhadap kondisi terkini.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian para pemuda dan mahasiswa terhadap warga Kalbar yang masih berjuang menghadapi dampak El Niño dan karhutla. Kondisi iklim ekstrem tersebut membatasi akses warga terhadap air bersih dan air layak minum untuk kebutuhan sehari-hari.

Di tengah krisis ini, masyarakat juga menghadapi meningkatnya kebutuhan air serta harga jual air bersih yang melambung. Situasi ini menimbulkan persoalan serius, khususnya bagi kelompok rentan yang membutuhkan pasokan air bersih secara berkelanjutan. Seperti ibu hamil, anak-anak, bayi, lansia, serta warga yang terdampak langsung karhutla dan kekeringan.

Organisasi mahasiswa ini menilai persoalan air bersih bukan sekadar masalah teknis semata. Melainkan kebutuhan dasar dan hak masyarakat yang harus mendapat perhatian bersama. Oleh karena itu, mereka menyerukan keterlibatan aktif berbagai pihak, mulai dari pemerintah, organisasi kepemudaan, mahasiswa, hingga masyarakat luas.

Baca juga: Posko Solidaritas Rakyat Borneo, Salurkan Bantuan Hadapi Karhutla

Ketua DPD GMNI Kalbar, Umam, menegaskan bahwa masalah yang dihadapi masyarakat tidak cukup hanya direspons dengan kritik dan penyampaian aspirasi kepada pemerintah.

“Permasalahan ini bukan hanya kritik yang perlu disampaikan kepada pemerintah sebagai bentuk tanggung jawab kewargaan atau civic responsibility. Tetapi harus dibarengi dengan aksi kemanusiaan atau humanitarian action. Keduanya harus berjalan secara seimbang dalam menyikapi situasi yang sedang dihadapi masyarakat, khususnya di Kalimantan Barat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa mahasiswa dan organisasi kepemudaan memikul tanggung jawab moral untuk hadir bersama masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan respons cepat dan nyata.

Baca juga: Karhutla di Kalbar, Krisantus Desak Korporasi Aktif Bantu Pemadaman

Pihaknya berharap aksi pembagian air bersih ini tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, melainkan menjadi bagian dari gerakan kolektif. Mereka bertujuan memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih dan layak minum.

DPD GMNI Kalbar juga mendorong pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat langkah penanganan dampak El Niño dan karhutla. Salah satu fokus utamanya adalah menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat yang terdampak.

GMNI meyakini bahwa kritik merupakan bagian dari tanggung jawab demokratis, sementara aksi kemanusiaan adalah wujud nyata keberpihakan kepada rakyat. Mereka menilai kedua hal tersebut harus berjalan beriringan demi menghadirkan solusi dan memastikan negara hadir di tengah-tengah masyarakat.***